Monday, July 23, 2012

Yahudi Pun yakin Pada Hadis Nabi Muhammad saw


POHON Ghorqod memang dikenali sebagai pohon kaum Yahudi. Hal tersebut secara tegas dinyatakan Rasulullah SAW dalam salah satu haditsnya mengenai peperangan akhir zaman yang berbunyi :

“Tidak akan terjadi kiamat hingga kaum Muslimin memerangi kaum Yahudi, lalu membunuh mereka, sehingga seorang Yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon, lalu batu dan pohon itu berkata: Hai Muslim! Hai hamba Allah! Ini Yahudi di belakangku, kemarilah, bunuhlah dia! Kecuali pohon Ghorqod, maka itu adalah dari pohon-pohonnya orang Yahudi,” (HR. Muslim VII/188, Bukhari IV/51, Lulu ‘wal-Marjan III/308).

Pohon Ghorqod (Nitraria Retusa) merupakan tanaman sejenis semak berdaun kecil-kecil dan lebat, dengan ranting yang juga banyak. Ketika kecil pohon ini hanya berupa semak yang kecil, mustahil untuk dijadikan tempat bersembunyi. Namun ketika sudah besar, tanaman ini memiliki batang yang cukup kokoh untuk dipanjat dan rerimbunan dedaunannya sangat lebat sehingga boleh digunakan sebagai tempat bersembunyi, walau pohon ini tidak begitu tinggi.

Zionis-Israel telah melakukan penanaman pohon Ghorqod sejak dulu lagi. Bahkan Yahudi seluruh dunia sangat dianjurkan untuk turut serta secara aktif menanami pohon jenis ini di wilayah pendudukan Zionis-Israel di tanah Palestin. Website Jewish National Fund (jnf.org) dalam bagian JNF Store (Tress for Israel Certificate) di akhir tahun 2007 telah mengumumkan di tanah Palestin yang dikuasai Israel telah ditanam tak kurang dari 220 juta batang pohon ghorqod.

Site tersebut juga mengiklankan bahwa siapa saja boleh membeli pohon ghorqod dan menyumbangkannya untuk ditanam di wilayah masing masing. Satu batang pohon berharga US $18, dan barang siapa membeli dua batang berharga US $36 akan diberi bonus satu batang.

Pihak Zionis bersungguh sungguh menjadikan tanaman pohon ini sebagai tanaman wajib bagi setiap penduduk Israel. Mereka begitu yakin akan hadis Nabi Muhammad saw walaupun mereka tidak beriman akan Kerasulan Baginda. Zionis Israel bukan sahaja yakin bahawa pada akhir zaman nanti mereka pastinya akan berperang dengan umat Islam bahkan mereka yakin mereka akan tewas didalam peperangan tersebut sehingga mengakibatkan mereka terpaksa menyorok di sebalik batu batu dan pokok pokok.
 

No comments:

Post a Comment