Thursday, February 7, 2013

Karomah Mujahidin yang Tak Terlihat oleh musuh



Mujahidin Harakat Ansar Iran menceritakan sebuah kisah yang mendebarkan sekaligus menunjukkan pertolongan Allah pada Mujahidin begitu dekat. Berikut kisahnya :


Karomah Mujahidin yang Tak Terlihat oleh musuh
===============================

Oleh : Nasser Balochi

Suatu malam, karunia terindah datang bersamaan dengan hadirnya saudara kami yang telah lama tidak kami jumpai. Tentu kami sangat senang bertemu dengannya dan menghabiskan sepanjang malam berbincang mengenai jihad dan kaum sesat Syiah. Akan aku ceritakan pada kalian sebuah kisah yang mendebarkan yang dia ceritakan pada kami malam itu.

"Saat itu sudah larut malam, gelap, dan kami bertiga dikejar oleh lebih dari seratus pasukan Garda Revolusi Iran. Amunisi kami tinggal sedikit, di belakang kami menjulang sebuah tebing. Kami terjebak di kaki sebuah bukit pada padang yang luas.

Kurang dari 100 meter di depan kami, terlihat sorot lampu senter mereka menuju ke arah kami. Seorang ikhwan yang bersamaku sedikit gugup - dalam kondisi demikian, siapa yang dapat menyalahkannya? Kami terjebak di padang terbuka, di belakang kami tebing curam dan di depan para pasukan itu tinggal mengarahkan sorot lampu kepada kami, dan seketika itu juga kami semua akan menemui ajal.

lalu ikhwan tersebut berkata, "Kita tunggu hingga mereka mendekat, dan barulah gunakan semua peluru dan granat yang kita punya untuk menghabisi mereka sebanyak yang kita mampu." Aku menenangkannya dan berkata untuk tidak bergerak, "Allah bersama kita sementara mereka bersama syaithon dan Insya Allah kita akan mampu mengalahkan mereka dengan kesabaran yang kita miliki."

Dan Subhanallah, selama lebih dari satu jam kemudian, para pasukan garda revolusi itu lewat beberapa meter tepat di depan hadapan kami, namun tidak satupun dari mereka yang melihat kami. Ketika mereka telah melalui kami, aku menyikut rekanku yang ternyata tertidur saat peristiwa itu terjadi. Ketika ia telah bangun dan mengetahui cerita itu kami semua bersyukur pada pertolongan Allah tersebut.

Kami habiskan sisa malam itu menuju base camp kami. Namun saat kami kira telah menjauh dari para pasukan tersebut, kami justru menuju ke salah satu kendaraan milik mereka! Tanpa kami sadari, kami telah berada tepat di depan kendaraan mereka.

Mereka menatap langsung pada kami dan kamipun menatap mereka. Saat itu kami berdiri saling berhadapan selama beberapa detik, saling menatap dalam keterkejutan. Dan Subhanallah! Seakan mereka tidak melihat apapun, mereka menghidupkan mesin kendaraan dan pergi begitu saja."


(Harakat Ansar Iran/KabarDuniaIslam)


No comments:

Post a Comment