Showing posts with label haram. Show all posts
Showing posts with label haram. Show all posts

Friday, December 28, 2012

Fatwa Haramnya Ucapan Selamat Natal


Fatwa MUI tentang haramnya mengikuti upacara natal, ringkasnya sebagai berikut. Bahwa ummat Islam tidak boleh mencampuradukkan aqidah dan peribadatan agamanya dengan aqidah dan peribadatan agama lain berdasarkan :

1. Al Qur`an surat Al-Kafirun ayat 1-6.

2. Al Qur`an surat Al Baqarah ayat 42

Memutuskan

Memfatwakan

·Perayaan Natal di Indonesia meskipun tujuannya merayakan dan menghormati Nabi Isa AS, akan tetapi Natal itu tidak dapat dipisahkan dari soal-soal yang diterangkan diatas.

·Mengikuti upacara Natal bersama bagi ummat Islam hukumnya haram.

·Agar ummat Islam tidak terjerumus kepada syubhat dan larangan Allah SWT dianjurkan untuk tidak mengikuti kegiatan-kegiatan Natal.

Jakarta, 1 Jumadil Awal 1401 H

7 Maret 1981 Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia

Ketua – Sekretaris

K.H.M SYUKRI. G – Drs. H. MAS`UDI

(ringkasan dari FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA TENTANG PERAYAAN NATAL BERSAMA Source: http://www.mui.or.id/mui_in/fatwa.php?id=71).

Fatwa Syeikh ‘Utsaimin Tentang Hukum Ucapan Happy Christmas [Selamat Natal]

Pertanyaan:

Syaikh Muhammad bin Shalih al-’Utsaimin -rahimahullah-ditanya :

Bagaimana hukum mengucapkan “Happy Christmas” (Selamat Natal) kepada orang- orang Kafir? Bagaimana pula memberikan jawaban kepada mereka bila mereka mengucapkannya kepada kita? Apakah boleh pergi ke tempat-tempat pesta yang mengadakan acara seperti ini? Apakah seseorang berdosa, bila melakukan sesuatu dari yang disebutkan tadi tanpa sengaja (maksud yang sebenarnya) namun dia melakukannya hanya untuk berbasa-basi, malu, nggak enak perasaan atau sebab- sebab lainnya? Apakah boleh menyerupai mereka di dalam hal itu?

Jawaban:

Mengucapkan “Happy Christmas” (Selamat Natal) atau perayaan keagamaan mereka lainnya kepada orang-orang Kafir adalah haram hukumnya menurut kesepakatan para ulama (ijma’).

Hal ini sebagaimana dinukil dari Ibn al-Qayyim rahimahullah di dalam kitabnya “Ahkâm Ahl adz-Dzimmah”, beliau berkata,”Adapun mengucapkan selamat berkenaan dengan syi’ar-syi’ar kekufuran yang khusus bagi mereka adalah haram menurut kesepakatan para ulama, seperti mengucapkan selamat terhadap Hari-Hari besar mereka dan puasa mereka, sembari mengucapkan,’Semoga Hari raya anda diberkahi’ atau anda yang diberikan ucapan selamat berkenaan dengan perayaan hari besarnya itu dan semisalnya. Perbuatan ini, kalaupun orang yang mengucapkannya dapat lolos dari kekufuran, maka dia tidak akan lolos dari melakukan hal-hal yang diharamkan. Ucapan semacam ini setara dengan ucapannya terhadap perbuatan sujud terhadap Salib bahkan lebih besar dari itu dosanya di sisi Allah. Dan itu lebih amat dimurkai dibanding memberikan selamat atas minum-minum khamar, membunuh jiwa, melakukan perzinaan dan sebagainya. Banyak sekali orang yang tidak sedikitpun tersisa kadar keimanannya, yang terjatuh ke dalam hal itu sementara dia tidak sadar betapa buruk perbuatannya tersebut.

Jadi, barangsiapa yang mengucapkan selamat kepada seorang hamba karena melakukan suatu maksiat, bid’ah atau kekufuran, maka berarti dia telah menghadapi kemurkaan Allah dan Kemarahan-Nya.”

Mengenai kenapa Ibn al-Qayyim sampai menyatakan bahwa mengucapkan selamat kepada orang-orang Kafir berkenaan dengan perayaan hari-hari besar keagamaan mereka haram dan posisinya demikian, karena hal itu mengandung persetujuan terhadap syi’ar-syi’ar kekufuran yang mereka lakukan dan meridhai hal itu dilakukan mereka sekalipun dirinya sendiri tidak rela terhadap kekufuran itu, akan tetapi adalah HARAM bagi seorang Muslim meridhai syi’ar-syi’ar kekufuran atau mengucapkan selamat kepada orang lain berkenaan dengannya, karena Allah Ta’ala tidak meridhai hal itu,sebagaimana dalam firman-Nya,

“Jika kamu kafir maka sesungguhnya Allah tidak memerlukan (iman)mu dan Dia tidak meridhai kekafiran bagi hamba-Nya; dan jika kamu bersyukur, niscaya Dia meridhai bagimu kesyukuranmu itu.”[Az-Zumar:7]

“Artinya : Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu dan telah Ku- cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agamamu.”[Al- Ma‘idah :3] Jadi, mengucapkan selamat kepada mereka berkenaan dengan hal itu adalah haram, baik mereka itu rekan-rekan satu pekerjaan dengan seseorang (Muslim) ataupun tidak.

Bila mereka mengucapkan selamat berkenaan dengan hari-hari besar mereka kepada kita, maka kita tidak boleh menjawabnya karena hari-hari besar itu bukanlah hari-hari besar kita. Juga karena ia adalah hari besar yang tidak diridhai Allah Ta’ala; baik disebabkan perbuatan mengada-ada ataupun disyari’atkan di dalam agama mereka, akan tetapi hal itu semua telah dihapus oleh Dienul Islam yang dengannya Nabi Muhammad Shallallâhu ‘alaihi Wa Sallam diutus Allah kepada seluruh makhluk. Allah Ta’ala berfirman,

“Barangsiapa mencari agama selain dari agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia diakhirat termasuk orang-orang yang rugi.” [ Ali ‘Imran/3 :85] Karena itu, hukum bagi seorang Muslim yang memenuhi undangan mereka berkenaan dengan hal itu adalah HARAM, karena lebih besar dosanya ketimbang mengucapkan selamat kepada mereka berkenaan dengannya. Memenuhi undangan tersebut mengandung makna ikut berpartisipasi bersama mereka di dalamnya.Demikian pula, haram hukumnya bagi kaum Muslimin menyerupai orang-orang Kafir, seperti mengadakan pesta-pesta berkenaan dengan hari besar mereka tersebut, saling berbagi hadiah, membagi-bagikan manisan, hidangan makanan, meliburkan pekerjaan dan semisalnya.Hal ini berdasarkan sabda Nabi Shallallâhu ‘alaihi Wa Sallam, “Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.”[ Hadits Riwayat Abu Daud).

Syaikhul Islam, Ibn Taimiyah berkata di dalam kitabnya Iqtidhâ‘ ash-Shirâth al-Mustaqîm, Mukhâlafah Ashhâb al-Jahîm.”Menyerupai mereka di dalam sebagian hari-hari besar mereka mengandung konsekuensi timbulnya rasa senang di hati mereka atas kebatilan yang mereka lakukan, dan barangkali hal itu membuat mereka antusias untuk mencari-cari kesempatan (dalam kesempitan) dan menghinakan kaum lemah (iman).”

Dan barangsiapa yang melakukan sesuatu dari hal itu, maka dia telah berdosa, baik melakukannya karena basa-basi, ingin mendapatkan simpati, rasa malu atau sebab- sebab lainnya, karena ia termasuk bentuk peremehan terhadap Dienullah dan merupakan sebab hati orang-orang kafir menjadi kuat dan bangga terhadap agama mereka.

Kepada Allah kita memohon agar memuliakan kaum Muslimin dengan diennya, menganugerahkan kemantapan hati dan memberikan pertolongan kepada Muslimin terhadap musuh-musuh mereka, sesungguhnya Dia Maha Kuat lagi Maha Perkasa.

[Sumber: Majmû’ Fatâwa Fadhîlah asy-Syaikh Muhammad bin Shâlih al-’Utsaimîn, Jilid.III,h.44-46,no.403]. (kasus-kasus di Indonesia, lihat di buku Hartono Ahmad Jaiz, Bunga Rampai Penyimpangan Agama di Indonesia, Pustaka Al-Kautsar, Jakarta, 2007).

Sumber : nahimunkar.com

Sekali Lagi, Haram Merayakan Natal & Tahun Baru


Allah swt. telah memuliaakan umat ini dengan Islam, dan memerintahkan-nya untuk mengimplementasikan-nya. Dia telah menurunkan Islam sebagai cara hidup yang unik. Sebuah pola yang berbeda dalam masalah konsepnya dan peraturan-peraturannya, sebagai sesuatu yang sempurna dan sistem menyeluruh yang mengatur semua urusan kehidupan. Allah swt. berfirman:

“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah…” (QS Ali Imran 3 : 110)

Namun, sejak Islam diabaikan dari kehidupan sehari-hari sebagai sebuah sistem peraturan, umat telah melaksanakan hal-hal yang buruk dan semakin bertambah buruk; aturan orang-orang kafir telah diimplementasikan atas umat ini dan konsep-konsep kufur telah mendominasi mereka. Invasi barat dengan budaya busuk dan hina dina itu telah berhasil merusak dien Islam, moral umat dan menjadikannya tak bernilai. Slogan barat telah di adopsi oleh kaum Muslimin melalui perayaan-perayaan dan festival-festival barat. Budaya rusak barat ini telah dibantu oleh para penguasa yang mengabdikan dirinya untuk memisahkan Islam dari kehidupan dan melakukan perang pemikiran dan menanamkan konsep-konsep buruknya, kemudian memaksa umat untuk masuk pada apa yang barat selalu inginkan, yakni menjadi individu yang sekuler.

Salah satu dari banyak konsep budaya yang dipaksakan oleh barat atas kaum Muslimin adalah perayaan natal dan tahun baru. Kita memohon pada Allah swt. agar tidak membiarkan diri kita melihat suatu hari dimana kaum Muslimin merayakan hari jadi orang-orang Yahudi (hari raya Yahudi) dan juga melakukan perayaan Natal.

Ini sungguh menyedihkan dan ironis sekali untuk menyaksikan dengan mata sendiri kejadian dan mendengar berita tentang pembunuhan masal, pengusiran dan penghinaan terhadap kaum Muslimin di tangan barat pada hari Natal, musuh-musuh Islam di seluruh penjuru dunia, sambil sebagian kaum Muslimin di negeri ini diundang oleh orang-orang Amerika dan orang Kristen lain-nya masuk ke dalam rumah mereka untuk merayakan natal dan tahun baru. Tentu saja, ini seharusnya tidak terjadi sebagai sebuah goncangan kepada kita sejak umat ini kehilangan pelindungnya yang menjalankan urusannya dengan Islam, melindunginya dari serangan konsep-konsep kufur dan menjalankan peraturan-peraturang diennya, memeliharanya sebagai sebuah perintah Allah swt., sebuah umat yang khas.

Wahai kaum Muslimin! Itu (Perayaan atau mengucapkan natal & tahun baru) adalah sesuatu yang dilarang oleh syariah untuk ambil bagian dalam perayaan orang-orang kafir, dan untuk mencontoh mereka dalam masalah dien (agama). Al-Bukhari meriwayatkan dalam shahih-nya pada melalui Abu Sa’id Al Khudri r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda :

“Kamu akan mengikuti cara-cara dari orang-orang yang sebelum kamu sehasta demi sehasta dan selangkah demi selangkah, walau pun mereka memasuki lubang biawak kamu akan mengikuti mereka”. Kami berkata: “Wahai Rasulullah, apakah yang kamu maksud (mengikuti) Yahudi dan Nasrani?” beliau menjawab: “Siapa lagi?”

Dalam Hadits ini Rasulullah mengejek orang-orang yang meniru orang-orang kafir, dan itu adalah sebuah hujjah (dalil/alasan syar’i) bahwa itu (merayakan natal dan tahun baru) adalah haram (tertolak), baik untuk mengikuti mereka dalam perayaan natal dan seremonial-seremonial lainnya mereka. Itu juga jelas bahwa perayaan seremonial orang-orang kafir dan perayaan ulang tahun mereka berarti meniru mereka dan Islam telah menolaknya. Rasulullah saw. telah memberi peringatan kepada kita untuk menolaknya. At-Tirmidzi meriwayatkan melalui Ibnu Umar bahwa Rasulullah saw. bersabda:

“Bukan seseorang dari kita (kaum muslimin) yang meniru suatu kaum, jangan meniru orang-orang Yahudi dan Nasrani.”

At-Tabrani meriwayatkan melalui Ibnu Umar dan Hudaifah bahwa Rasulullah saw. bersabda:

“Siapa yang mengikuti suatu kaum akan menjadi salah satu dari mereka.”

Itu juga merupakan bagian dari teks syariah bahwa itu adalah tertolak bagi seorang Muslim yang telah mempunyai hari raya nya sendiri yaitu I’edul Fitri dan I’dul Adha. Al-Baihaqi meriwayatkan dalam ‘Sunan’-nya dari Anas Bin Malik yang berkata :

“Rasulullah saw. datang ke Madinah pada saat orang-orang Madinah mempunyai dua hari pada masa jahiliah (sebelum Islam) yang mereka rayakan, maka beliau saw. berkata: “Aku datang kepadamu pada saat kamu mempunyai 2 hari dari masa jahiliah yang kamu rayakan, dan Allah swt. telah menggantikannya 2 hari ini dengan dua hari yang lebih baik: hari raya Kurban dan hari Fitri.”

Imam Ahmad meriwayatkan dari ‘Uqbah Ibnu Amir bahwa Rasulullah saw. bersabda:

“Dan kami mempunyai hari Fitri, hari Kurban dan hari Tasyriq adalah hari besar kami orang-orang Muslim.”

Teks-teks ini disajikan sebagi hujjah yang jelas bahwa itu tertolak bagi kaum Muslimin untuk mempunyai perayaan selain dari pada apa yang telah Allah swt. putuskan. Mereka (kaum muslimin) selanjutnya tertolak untuk ambil bagian dalam perayaan orang-orang kafir, dari perayaan seperti upacara mereka, adalah sesuatu yang tertolak seperti menghadiri perayaan mereka, walau pun mereka mengundang. Seperti cara upacara akan menghantar kepada kerusakan dan pemutusan mereka akan menjadi sebuah kesempatan bagi setiap orang-orang fasiq untuk melakukan perbuatan yang berdosa, seperti mengkonsumsi alkohol dan obat-obat terlarang. Media masa yang ada cenderung pada peristiwa ini untuk menayangkan program-program yang mempunyai selera yang buruk dan semua jenis ketidaksopanan dan kerusakan. Mereka mencemari pemikiran orang-orang dan mengikis segala jenis moral yang baik, martabat, dan kesucian mereka.

Wahai kaum Muslimin! Umat akan terus-menerus tertekan di bawah konsep orang-orang kafir dan akan terus terdominasi. Mental kaum Muslimin akan terus tebentuk sesuai dengan sudut pandang orang-orang barat, kecuali kita mulai membuang semua pemahaman barat yang ada pada diri kita dan berjuang untuk menegakkan Khilafah Rasyidah, yang akan mengimplementasikan kitab Allah swt. dan sunnah Rasul-Nya saw., dan akan menumbangkan ketidakadilan, penguasa tiran dan kerusakan yang tampak atas kaum Muslimin, yang kemudian sebagai hasilnya orang-orang kafir akan kehilangan kekuatan dan identitas mereka.

Selanjutnya, itu adalah untuk khilafah bahwa kita menyeru kepada mu (kaum muslimin) untuk memperjuangkannya, wahai kaum Muslimin! Rasulullah saw. bersabda:

“Iman itu adalah pelindung dimana orang-orang berperang dan terlindung dengannya.” (Shahih Bukhari)

Wallahu’alam bis showab!

Sumber : almuhajirun.net

Sumber : http://www.al-mustaqbal.net/new/share/article/sekali-lagi-haram-merayakan-natal-tahun-baru/

Tuesday, December 25, 2012

Ucapan Hari Natal diharam

JAKARTA: Pemimpin konservatif Islam bukan saja mengharamkan orang Islam mengucapkan “Selamat Hari Krismas” kepada orang beragama Kristian, malah mereka kini mahu Presiden mereka untuk tidak mengambil bahagian dalam perayaan itu sama ada dalam acara rasmi ataupun peribadi.

Wakil dari Majlis Ulama Indonesia (MUI) mengingatkan fatwa yang melarang umat Islam memberi ucapan itu kepada mereka yang beragama Kristian dan berkata, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak perlu menghadiri sambutan hari Krismas peringkat kebangsaan yang dijadualkan pada 27 Disember ini.
Naib Pengerusi MUI, Ma’ruf Amin berkata: “Fatwa ini mengharamkan orang Islam daripada hadir di mana-mana upacara Krismas. Seorang Islam tidak perlu menghadiri mana-mana upacara keagamaan yang hanya perlu dihadiri oleh penganut Kristian.”

Ma’ruf berkata, Susilo seorang beragama Islam dan tidak patut menghadiri sambutan Krismas peringkat kebangsaan yang akan mengandungi elemen agama Kristian.


Susilo dan Naib Presiden, Boediono, juga seorang Islam, adalah antara pegawai tertinggi yang dijadualkan menghadiri perayaan itu.


Menteri Hal Ehwal Agama, Suryadharma Ali pernah bersama-sama Presiden dan Naib Presiden hadir dalam sambutan yang sama tahun lalu.

Beberapa kumpulan Islam turut berkongsi pandangan dengan MUI.

Persatuan Islam Indonesia (Persis) juga berkata, tidak sesuai untuk seorang Presiden hadir di majlis sambutan Krismas peringkat kebangsaan.

Pengerusi Persis, Maman Abdurrahman seperti yang dipetik dari laman web persatuan konservatif Islam, Hizbut Tahrir Indonesia, berkata: “Walaupun mereka adalah pemimpin negara, mereka dilarang menghadiri sambutan Krismas itu.”

Katanya, Susilo dan Boediono sepatutnya hanya menghantar pegawainya dari direktorat Kristian Protestan dan Katolik Kementerian Agama untuk menghadiri upacara itu bagi pihak mereka. - Jakarta Post

Friday, December 21, 2012

Wang Haram RM200b: Wajib 'ubah' sebelum parah




Harakahdaily,
21 Dis 2012
KUALA LUMPUR: Rakyat Malaysia wajib mengubah kerajaan di dalam Pilihan Raya Umum (PRU) ke-13 akan datang, jika mahu menyelamatkan negara, kata Ahli Jawatankuasa PAS Pusat Idris Ahmad.

Menurutnya, BN sudah tidak mampu untuk mengurus negara dan rakyat.

Ia jelas terbukti dengan pendedahan terbaru Global Finandial Integrity (GFI) yang berpangkalan di Washington bahawa hampir RM200 bilion wang haram mengalir keluar dari Malaysia pada tahun 2010.

"Mungkin pemimpin BN akan kata ini adalah agenda Yahudi hendak memburukkan kepimpinan Datuk Seri Najib Razak," katanya.

Beliau turut mengimbau kembali beberapa lagi bukti kelemahan pentadbiran BN termasuk hilang rekod kemasukan Altantuya daripada Imigresen.

Selain itu katanya, sampai sekarang rakyat tertunggu mengenai wang RM40 juta yang mengaitkan nama Ketua Menteri Sabah Datuk Seri Musa Aman dan ahli perniagaan balak Sabah Michael Chia.

"Negara pernah kehilangan enjin pesawat pemintas F-5E bernilai kira-kira RM50 juta milik Tentera Udara Diraja Malaysia (TUDM).

"Jikalau enjin yang besar pun boleh hilang apalah sangat wang yang boleh dilipat tidak boleh  hilang," katanya.

Selain itu ujarnya, masalah rasuah tidak ditanggani dengan serius di bawah kepimpinan Najib.

Sehingga kini katanya Najin tidak bersedia untuk menyambut Hari Anti Rasuah Antarabangsa seperti yang ditentukan oleh Perhimpunan Agung Pertubuhan Bangsa-Bangsa Bersatu sejak sembilan tahun lalu.

Kelemahan ketara pentadbiran BN juga katanya dapat dilihat apabila hutang negara semakin meningkat.

Pada tahun 2004 ujarnya, hutang negara berjumlah RM242 bilion meningkat kepada RM363 bilion pada tahun 2009 dan RM456 bilion pada 2011.

"Untuk 2012, telah diunjurkan bahawa hutang kerajaan akan mencecah RM502 bilion. Menunjukkan peningkatan ketara 107.4 peratus hutang sejak 8 tahun lalu.

"Fenomena di atas jika rakyat tidak ubah negara akan parah. Telahan Datuk Seri Idris Jala yang mengatakan tahun 2019 bangkrap ada asasnya," katanya lagi.

Oleh itu tegasnya, rakyat wajib mengubah kerajaan demi kesejahteraan rakyat dan negara.

Muhammadiyah bimbang isu bakso haram





         
JAKARTA: Isu status halal bakso di Indonesia membimbangkan kerana boleh menyebabkan umat Islam terjebak mengambil makanan haram.

Ketua Umum Muhammadiyah, Din Syamsuddin, berkata peniaga yang bertanggungjawab mencampurkan daging lembu dan babi perlu menyedari bahawa tindakan mereka itu menyalahi agama. Katanya, perbuatan itu sama seperti memerangkap pengguna dan mengajak mereka melakukan amalan haram. “Mereka juga menyebabkan peniaga bakso yang jujur terkena kesannya,” katanya.


Din berkata, peniaga tidak sepatutnya mencari keuntungan dengan menyukarkan orang lain. Isu bakso haram itu ditimbulkan Majlis Ulama Indonesia (MUI) beberapa hari lalu.

Percampuran daging halal dan haram di pasar menyebabkan MUI sukar memperakui banyak produk bakso di negara itu.


Din berkata, kerajaan turut bertanggungjawab mengatasi masalah berkenaan.


Katanya, Badan Pemantau Ubat-ubatan dan Makanan (BPOM) perlu mengawasi proses penghasilan produk bakso, bermula dari peringkat paling asas hingga ke proses penyembelihan haiwan. “Undang-undang Halal juga perlu disegerakan,” katanya. - Republika.

Tuesday, December 20, 2011

2 solat Jumaat satu kariah haram: Mufti





2011/12/20

pix_gal0
KUALA LUMPUR: Perbuatan mendirikan dua solat Jumaat dalam satu kariah adalah haram, kata Mufti Perak, Tan Sri Harussani Zakaria. 

Beliau berkata, mengikut mazhab Shafie umat Islam tidak dibenarkan menunaikan solat Jumaat berasingan dalam satu kariah, dan solat yang sah hanyalah solat didirikan di masjid diiktiraf dan diperkenan Sultan yang juga Ketua Agama Negeri.
Katanya, umat Islam di negara ini tidak boleh mengikut kaedah diguna pakai di negara Arab yang mengikut mazhab Hanafi kerana tiada istilah surau dalam mazhab itu, malah bukan semua masjid boleh mendirikan solat Jumaat.
“Kita jangan tiru tak tentu hala, ada mazhab masing-masing. Kita tidak boleh sama sekali berpecah dalam masalah ibadat kerana kita disuruh berjemaah dan haram untuk kita berpecah,” katanya ketika dihubungi semalam. 

Baru-baru ini, Sultan Terengganu, Sultan Mizan Zainal Abidin bertitah dan melahirkan perasaan dukacita kerana kejadian dua solat Jumaat dalam satu kariah di beberapa daerah di negeri itu. 

Malah tindakan itu didakwa berpunca daripada `Amanat Haji Hadi’ yang dikeluarkan Presiden PAS, Datuk Seri Abdul Hadi Awang dalam satu ceramah di Banggol Peradong, Marang hampir 30 tahun lalu. 

Harussani turut mengingatkan semua pihak supaya tidak mempermainkan dan mempolitikkan isu agama. 
“Kenapa hendak mempolitikkan masalah agama, tengok bangsa lain mereka tetap bersatu. Mana-mana pihak yang mencetuskan isu ini perlu kembali ke ajaran Islam sebenar,” katanya. 

Pengerusi PERKIM Wilayah Persekutuan, Datuk Nakhaie Ahmad, berkata tindak tanduk yang menandakan wujudnya perpecahan apabila penyokong PAS tidak yakin solat mereka sah jika diimamkan penyokong kerajaan yang didakwa mereka sebagai orang kafir dan fasik, sedangkan Islam membenarkan umatnya menunaikan solat dengan diimamkan orang fasik demi menjaga perpaduan. 

Sehubungan itu, beliau menggesa pemimpin PAS bertanggungjawab terhadap tindakan pengikut mereka, sekali gus memperbetulkan isu berkenaan bagi mengelak perpecahan yang lebih teruk sehingga menggugat kesucian Islam. 

“Tindakan pemimpin PAS termasuk (Mursyidul Amnya) Datuk Nik Aziz Nik Mat yang sering membuat pelbagai tuduhan terhadap kerajaan antara punca penyokong parti itu bersikap fanatik dan takut mendirikan solat di masjid kerajaan,” katanya semalam. 

Sementara itu, Ketua Dewan Ulama PAS, Datuk Harun Taib berkata berdasarkan mazhab Shafie, tindakan mendirikan solat berasingan dibenarkan jika tidak mendatangkan sebarang masalah dan huru-hara, sebaliknya mampu memberi ketenangan kepada umat Islam. 

Friday, November 4, 2011

Polis haram Seksualiti Merdeka


KUALA LUMPUR: Polis mengharamkan semua aktiviti dalam penganjuran program Seksualiti Merdeka 2011 bagi menuntut kesaksamaan gender serta mengiktiraf pengamal seks songsang gay dan lesbian, termasuk yang diadakan secara tertutup, berikutan bantahan pelbagai pihak.

Sehubungan itu, Timbalan Ketua Polis Negara, Datuk Seri Khalid Abu Bakar, berkata pihaknya akan menghentikan semua aktiviti dalam program yang sepatutnya berlangsung Selasa lalu hingga 13 November ini, atau tindakan tegas diambil termasuk menahan penganjur dan peserta.
Katanya, polis sudah membuka kertas siasatan mengikut Seksyen 298 Kanun Keseksaan iaitu berniat melukakan perasaan agama seseorang dan Seksyen 27A(1)(C) Akta Polis.
Beliau berkata, polis sudah mengenal pasti lebih 10 penganjur membabitkan pelbagai pertubuhan bukan kerajaan (NGO) dan akan memanggil mereka bagi membantu siasatan termasuk bekas Presiden Majlis Peguam, Datuk Ambiga Sreenevasan yang dijadual merasmikan program itu pada 9 November ini.

“Sehubungan itu, mulai hari ini (semalam) kita akan menghentikan apa juga acara dalam program berkenaan, kita beri amaran kepada penganjur dan peserta supaya bersurai dan jika berdegil, tindakan tegas akan diambil termasuk menahan sesiapa saja yang terbabit.

“Kita akan panggil semua selepas ini kerana kertas siasatan sudah dibuka. Kepada sesiapa yang bercita-cita nak hadir, lupakanlah,” katanya kepada pemberita di Unit Udara Polis Diraja Malaysia (PDRM) di sini, semalam.

Program Seksualiti Merdeka diadakan setiap tahun sejak 2008 bertujuan menuntut hak dan kebebasan golongan lesbian, gay, biseksual dan transeksual (LGBT) mengamalkan gaya hidup pilihan mereka secara sah dan terbuka. Bertemakan ‘Queer Without Fear’, program berkenaan diadakan di The Annexe Gallery Pasar Seni di sini.

Antara penaja dan penyokong program berkenaan termasuk Majlis Peguam dan Suara Rakyat Malaysia (SUARAM) dengan beberapa aktiviti dirancang seperti bengkel, perbincangan, pameran dan persembahan.

Khalid berkata, pihaknya menerima dua laporan polis selain mendapat maklum balas pelbagai pihak yang mengecam penganjuran program berkenaan termasuk NGO dan pertubuhan berkaitan agama Islam serta agama lain.

“Polis bertanggungjawab memastikan keselamatan negara dan bila ada ancaman kepada ketenteraman awam, kita perlu mengambil langkah sewajarnya bagi mengelak kejadian tidak diingini.

“Penganjur sepatutnya berfikir terlebih dulu, adakah acara dianjurkan diterima semua golongan masyarakat, malah saya percaya majoriti masyarakat tak boleh menerima homoseksual dan lesbian, jadi janganlah kita nak mengagungkan perkara seperti ini,” katanya.

Khalid kesal kerana Majlis Peguam tidak memberikan nasihat yang betul terhadap penganjur berkaitan pelanggaran undang-undang negara berhubung penganjuran program seperti itu.

Tuesday, September 6, 2011

1.3 juta haram!

PUTRAJAYA: Jumlah pekerja asing sah dan pendatang asing tanpa izin di negara ini yang mendaftarkan diri secara sukarela menerusi Program Penyelesaian Menyeluruh Pekerja/Pati (Program 6P) disifatkan amat besar dan membimbangkan.
Menteri Dalam Negeri, Datuk Seri Hishammuddin Hussein berkata, sehingga proses pendaftaran tamat 31 Ogos lalu, seramai 2,320,034 pekerja asing didaftarkan membabitkan 1,016,908 pekerja asing sah dan 1,303,126 pendatang asing tanpa izin.

Katanya, jumlah itu tidak termasuk pekerja asing yang enggan mendaftarkan diri, pelarian, pembantu rumah dan pekerja asing di Sabah serta Sarawak.

“Jumlah didaftarkan ini amat besar dan tidak dijangka pegawai kami, malah angka ini amat membimbangkan.

“Ini menunjukkan satu keadaan yang begitu serius dan jika program ini tidak dilaksanakan, sampai kiamat pun tidak tahu jumlah sebenar pekerja asing sah dan pendatang asing tanpa izin yang berada di negara ini.

“Kami juga menjangkakan jumlah pekerja asing di negara ini lebih besar selepas lima lagi proses iaitu pemutihan, pengampunan, pemantauan, penguatkuasaan dan pengusiran tamat hujung tahun ini,”katanya pada sidang media selepas mempengerusikan mesyuarat bersama Pengarah Imigresen Negeri di sini, semalam.


Hadir sama, Timbalan Ketua Setiausaha (Kanan) Dasar dan Imigresen KDN, Datuk Alwi Ibrahim dan Ketua Pengarah Imigresen, Datuk Alias Ahmad.

Hishammuddin berkata, jumlah pendatang asing tanpa izin dari Indonesia adalah tertinggi iaitu 640,609 berbanding pekerja sah, 405,312; diikuti Bangladesh, 267,803 (pendatang asing) dan 132,897 (pekerja sah); Nepal seramai 33,437 (Pati) dan 221,617 (pekerja sah) manakala Myanmar adalah 144,098 (pendatang asing) dan 113,485 (pekerja sah).
Katanya, sepanjang tempoh pendaftaran bermula 1 Ogos lalu, 78 peratus pendatang asing tanpa izin memilih mendaftar dengan syarikat pengurus yang dilantik, manakala 22 peratus lagi menerusi pejabat imigresen seluruh negara.

Beliau berkata, kementerian akan mengadakan ‘post mortem’ dan menyiapkan laporan lengkap berhubung fasa pertama Program 6P sebelum dikemukakan kepada mesyuarat Jawatankuasa Kabinet Pekerja Asing dan Pendatang Asing Tanpa Izin (JKKPA-pendatang asing tanpa izin) minggu depan.

Katanya, jawatankuasa itu juga akan menentukan tarikh pelaksanaan fasa seterusnya iaitu pemutihan akan dimulakan.

“Selain itu, penetapan mengenai dasar berhubung beberapa perkara penting untuk pelaksanaan proses pemutihan seperti definisi kadar keperluan sesuatu syarikat, jenis pekerjaan, majikan yang dibenarkan menggunapakai pekerja asing dan kesesuaian negara asal pekerja asing untuk diambil bekerja dalam sesuatu sub sektor.

“Malah, tindakan terhadap pekerja asing sah dan pendatang asing tanpa izin yang belum mendaftar dalam tempoh yang ditetapkan juga akan ditentukan pada mesyuarat berkenaan,” katanya.

Friday, August 26, 2011

China haramkan lagu Lady Gaga



Lady Gaga


BEIJING 25 Ogos - China mengharamkan laman web daripada memaparkan 100 lagu daripada artis terkemuka seperti Lady Gaga dan Backstreet Boys, kata kenyataan dalam laman web Kementerian Kebudayaan republik komunis itu.
Kementerian itu berkata, ia bertujuan untuk mengawal 'peraturan' pasaran muzik di Internet, dan lagu-lagu 'yang memudaratkan budaya di negara itu mesti dibersihkan serta dikawal di bawah undang-undang'.
Notis tersebut yang diterbitkan pada 19 Ogos lalu dan dipamerkan dalam laman web kementerian, menyenaraikan lagu nyanyian Lady Gada iaitu The Edge of Glory, Hair, Marry the Night dan Bloody Mary.
Kenyataan itu tidak menjelaskan faktor lagu-lagu terbabit diharamkan namun kebiasaannya China menapis sebarang perkara yang dianggap menyentuh sensitiviti politik.
Lirik terakhir lagu Bloody Mary mengandungi ayat 'Oh liberdade, mi amor' (Oh kebebasan, cintaku), dan lagu Hair dengan lirik 'This is my prayer, That I'll die living just as free as my hair'(Ini doaku, Aku akan hidup dan mati dengan bebas seperti rambutku).
Turut disenarai hitamkan oleh kerajaan China ialah lagu daripada kumpulan terkenal Backstreet Boys; penyanyi R&B, Beyonce; kumpulan muzik dari Kanada, Simple Plan dan kumpulan pop Britain, Take That.
Lagu artis Asia yang diharamkan termasuklah penyanyi Taiwan, Zhang Hui-mei yang sebelum ini menghina kerajaan Beijing selepas menyanyikan lagu kebangsaan Taiwan semasa pelantikan bekas Presiden Taiwan, Chen Shui-bian pada 2000.
China, yang menganggap Taiwan sebagai sebahagian daripada wilayahnya, mengharamkan Hui-mei buat sementara waktu daripada membuat persembahan di Tanah Besar dan membatalkan semula iklan produknya.
Pihak berkuasa dilaporkan turut mengharamkan beberapa kumpulan muzik dari luar negara untuk membuat persembahan secara langsung di China, atau meneliti terlebih dahulu senarai lagu bagi mengetepikan lagu yang dianggap sensitif.
Sekatan sedemikian semakin ketat dikenakan terhadap persembahan artis dari luar negara selepas penyanyi Iceland, Bjork menjerit 'Tibet!' ketika selesai menyanyikan lagunya, Declare Independence pada pertunjukan Shanghai 2008.
Sejak 2010, China mengkehendaki semua lagu yang dimasukkan dalam laman web muzik supaya mendapat kelulusan terlebih dahulu, sebagai sebahagian langkah untuk menghapuskan kegiatan cetak rompak. - AFP

Saturday, August 20, 2011

Johor dibanjiri ayam disembelih tak sempurna




KEADAAN pusat penyembelihan ayam di Pekan Nanas, Pontian, Johor yang menjijikkan.


JOHOR BAHRU - Percaya atau tidak, beratus-ratus peniaga di negeri ini kini menjual kira-kira 60,000 ekor ayam segar yang amat diragui status halal dan kesuciannya setiap hari.
Jumlah tersebut meliputi 30 peratus daripada bekalan ayam di negeri itu setiap hari yang berjumlah 200,000 ekor.
Masalah tersebut berpunca daripada sikap segelintir pengusaha pusat penyembelihan yang menjalankan kerja-kerja penyembelihan tanpa mengikut prosedur ditetapkan.
Penolong Pengarah Penyelidikan Unit Halal, Jabatan Agama Islam Johor (JAIJ), Samsudin Paimi berkata, pihaknya bimbang pengusaha kecil kini semakin berani untuk mengaut keuntungan berikutan permintaan yang tinggi daripada umat Islam berikutan sambutan Hari Raya Aidilfitri tidak lama lagi.
"Pengusaha kecil seperti itu semakin berani untuk mengaut keuntungan dengan berselindung di sebalik logo halal tamat tempoh selain tidak mengikut piawaian JAIJ,'' katanya.
Beliau menyatakan demikian kepada pemberita selepas serbuan terhadap dua premis penyembelihan dan pemprosesan di Jalan Kampung Sawah dan Jalan Pontian-Johor Bahru di Pontian awal pagi semalam.
Dalam serbuan dari pukul 12 tengah malam sehingga pukul 4 pagi itu, JAIJ mendapati premis terbabit tidak melakukan proses penyembelihan dengan kaedah ditetapkan manakala logo halal sudah tamat tempoh sejak empat tahun lepas.

KEADAAN pusat penyembelihan ayam di Pekan Nanas, Pontian, Johor yang menjijikkan.


Turut membimbangkan JAIJ, katanya, ialah ramai pengusaha tidak memiliki tauliah penyembelihan selain mempraktikkan kaedah penyembelihan dan pemprosesan ayam sambil lewa.
Menurutnya, JAIJ sudah mewajibkan penggunaan label pada bahagian kepak ayam yang mengandungi maklumat penyembelihan dan status halal namun mereka tidak mematuhinya.
"Kita tidak mahu pengguna terus tertipu dan mereka seharusnya diberi kesedaran untuk hanya memilih ayam yang disahkan halal dan suci," kata Samsudin.
Beliau berkata, pemeriksaan akan terus dilakukan bagi melindungi kepentingan pengguna.
Samsudin berkata, JAIJ sudah mewajibkan pengusaha ayam di Johor membuat label yang akan diletakkan di kepak ayam yang mengandungi maklumat mengenai penyembelihan serta status halalnya.
Mengikut Undang-undang Perlindungan Pengguna (Pindaan) 2010 yang akan dikuatkuasakan bermula tahun depan, syarikat yang didapati bersalah menipu sijil halal boleh dikenakan denda sehingga RM5 juta bagi kesalahan pertama dan denda sehingga RM10 juta bagi kesalahan kedua.-kosmo

Sunday, August 7, 2011

Letak berasingan Golden Churn

KUCHING 6 Ogos - Semua pasar raya di negeri ini diarah mengasingkan Golden Churn Creamery Butter daripada produk halal yang lain supaya umat Islam tidak keliru sehingga terbeli mentega itu.
Pengarah Pejabat Perdagangan Dalam Negeri, Koperasi dan Kepenggunaan negeri, Wan Ahmad Uzir Wan Sulaiman berkata, arahan itu berkuat kuasa serta-merta setelah mentega tersebut disahkan tidak halal baru-baru ini.
Jika gagal berbuat demikian katanya, mereka boleh didakwa di bawah Akta Perihal Dagangan 1972 yang membawa kepada denda maksimum RM100,000 atau penjara tiga tahun kerana melakukan penipuan berkaitan logo halal.
"Kita tidak boleh memberi arahan untuk memusnahkan atau menarik balik mentega ini daripada pasaran memandangkan ada pelanggan bukan Islam menggunakannya.
"Bagaimanapun, kita telah mengarahkan semua pasar raya meletakkan mentega ini di bahagian produk tidak halal serta menutup atau memadamkan logo halal yang tertera pada labelnya," katanya ketika dihubungi Utusan Malaysia di sini, hari ini.
Jabatan Kemajuan Islam Malaysia, Majlis Islam Sarawak dan Jabatan Agama Islam Sarawak baru-baru ini mengesahkan mentega Golden Churn Creamery Butter tidak halal kerana mengandungi Asid Deoksiribonukleik (DNA) babi.
Pengesahan itu mengejutkan banyak pihak memandangkan mentega berkenaan dipercayai digunakan secara meluas dalam industri roti dan kek di negeri ini, termasuk perusahaan kek lapis Sarawak.utusan

Sunday, July 3, 2011

Hisham isytihar BERSIH 2.0 pertubuhan haram


Gabungan Pilihan Raya Bebas dan Adil (BERSIH 2.0) telah diisytiharkan sebagai pertubuhan haram berkuatkuasa semalam, menurut Pendaftar Pertubuhan (ROS) hari ini.

Dalam satu kenyataan Ketua Pengarah ROS Datuk Abdul Rahman Othman berkata perisytiharaan itu dibuat oleh Menteri Dalam Negeri Datuk Seri Hishammuddin Hussein mengikut seksyen 5 Akta Pertubuhan 1966.

azlanMenurut beliau, siasatan Kementerian Dalam Negeri menunjukkan BERSIH 2.0 bukan pertubuhan yang didaftarkan.

Kenyataan itu berkata BERSIH 2.0 telah bergerak aktif dan mencetuskan suasana gelisah dan kebimbangan masyarakat pelbagai kaum negara ini.

Selain itu, katanya BERSIH 2.0 juga telah menyebarkan propaganda menghasut rakyat bagi menjatuhkan kerajaan persekutuan sekarang.
Aktiviti-aktiviti BERSIH 2.0 juga dikatakan memberi kesan buruk kepada imej negara, bahkan boleh mengancam dan menggugat ketenteraman awam, keselamatan, kemakmuran ekonomi dan kedaulatan negara.
NONEMenurut kenyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri itu, BERSIH 2.0 juga bukan sebuah persatuan berdaftar.

“Walau bagaimanapun, BERSIH 2.0 memenuhi takrifan pertubuhan yang berdaftar di bawah Jadual 1, Akta Pertubuhan 1966.”

Namun kementerian mendapati BERSIH telah:
  • Bergerak aktif dan mencetuskan suasana gelisah dan kebimbangan masyarakat pelbagai kaum negara ini;
  • Menyebarkan propaganda menghasut rakyat bagi tujuan menjatuhkan Kerajaan dengan mengedarkan risalah-risalah tertentu; dan
  • Melalui aktiviti-aktivitinya telah memberi kesan buruk kepada imej negara, bahkan boleh mengancam dan menggugat ketenteraman awam, keselamatan, kemakmuran ekonomi dan kedaulatan negara malahan menjejaskan keharmonian hidup masyarakat berbilang kaum.
“Oleh itu, YB Menteri Dalam Negeri telah mengisytiharkan bahawa pertubuhan BERSIH 2.0 sebagai pertubuhan yang menyalahi undang-undang mengikut Seksyen 5 Akta Pertubuhan 1966 berkuatkuasa pada 1 Julai 2011,” kata Abdul Rahman.

azlanBERSIH 2.0 sebelum ini merancang mengadakan perhimpunan di Kuala Lumpur, Sabah dan Sarawak pada 9 Julai bagi menuntut pembaharuan dalam sistem pilihan raya di negara ini supaya lebih adil dan telus.
Antaranya, menuntut daftar pengundi yang bersih, pembaharuan dalam sistem undi pos dan penggunaan dakwat yang tidak boleh dipadamkan.
BERSIH 2.0 juga memohon tempoh berkempen sekurang-kurangnya 21 hari dan semua parti politik tang bertanding diberi akses kepada media secara adil dan bebas.
Ia juga menuntut supaya amalan membeli undi dan 'politik kotor' yang diamalkan sebelum ini dihentikan.
Walaupun Suruhanjaya Pilihan Raya (SPR) berjanji sedang melakukan sesuatu, termasuk kononnya sistem baru online yang diperkenalkan semalam mampu mengesan pengundi hantu yang didaftarkan di sesuatu alamat, namun ia hanya tinggal janji.
NONESemakanMalaysiakinimendapati sistem baru yang dicanang oleh SPR itu hanya membolehkan lebih daripada satu pengundi memeriksa butiran pendaftaran mereka dengan menggunakan nombor kad pengenalan mereka.
Begitu juga dengan kenyataan Timbalan pengerusi suruhanjaya itu, Datuk Wan Ahmad Wan Omar yang berkata SPR hanya boleh menasihati pihak media supaya memberi akses yang adil kepada parti politik yang bertanding tetapi tidak boleh memaksa mereka supaya berbuat demikian, termasuk di stesen-stesen kepunyaan kerajaan.
[Baca berita penuh]
Hisham isytihar BERSIH 2.0 pertubuhan haram - Malaysiakini

Monday, May 23, 2011

SECRET RECIPE TIDAK HALAL....AWAS....









SECRET RECIPE TIDAK HALAL....AWAS....

Astghfirullah...dah berapa banyak aku melantak kek di secret recipe...Ya ALLAH ampunkanlah dosa hambamu...Kenapa tanda logo halal JAKIM terpampang di pintu masuk kedai ni...??
Tidak berfungsikah LOGO HALAL ini..Rakyat terutamanya umat Islam tertipu lagi...

PENEMUAN DNA BABI DALAM BAHAN RAMUAN SYARIKAT PURATOS MALAYSIA SDN BHD


Mesyuarat Panel Pengesahan Halal Malaysia Bil.14/2011 yang diadakan pada 12 Mei 2011 telah memutuskan permohonan Syarikat Puratos Malaysia Sdn Bhd ( JAKIM-20100609-123757 ) adalah tidak berjayaberikutan penemuan Deoxyribonucleic Acid (DNA) babi dalam bahan ramuan ( Whole Egg Powder dan Whole Milk Powder ) yang digunakan syarikat tersebut. Sehubungan itu, semua pemegang ataupemohon baru Sijil Pengesahan Halal Malaysia yang menggunakan produk keluaran Syarikat Puratos Malaysia Sdn Bhd dikehendaki untuk melakukan perkara-perkara seperti ketetapan berikut :

  1. menukar produk tersebut kepada produk lain yang memiliki sijil halal yang diiktiraf;

  1. mengemukakan resit pembelian produk baru daripada pembekal yang memiliki sijil halal yang diiktiraf ( jika berkaitan );

  1. melakukan proses samak; dan

4. mengemukakan bukti surat akuan samak daripada pihak Jabatan Agama Islam Negeri.



anakmuaallaf: SECRET RECIPE TIDAK HALAL....AWAS....
Secret Recipe nafi guna gelatin babi

SHAH ALAM – Secret Recipe menafikan khabar angin mengatakan produk keluaran syarikatnya mengandungi asid deoksiribonukleik (DNA) babi dalam dua bahan yang digunakan untuk ramuan kek keluaran mereka.

Eksekutif Halal Secret Recipe, Wan Zawani Wan Ahmad berkata, pihaknya kesal berlaku hebahan dalam beberapa blog yang memberitahu kedua-dua bahan yang dikenal pasti mengandungi gelatin babi.

“Kami amat kesal kejadian begini boleh berlaku walhal perkara ini langsung tidak terjadi di syarikat kami kerana kami sepenuhnya menggunakan bahan-bahan ramuan yang halal serta mendapat persijilan halal daripada Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (Jakim).

“Jika terdapat sebarang kemusykilan berhubung perkara ini, anda boleh berhubung terus dengan pihak kami di talian 03-78034891 dan berhubung dengan saya,” katanya kepada Sinar Harian, semalam.

Semalam, mesyuarat Panel Pengesahan Halal Malaysia mendedahkan penemuan mengejutkan iaitu asid deoksiribonukleik (DNA) babi di dalam bahan ramuan Whole Egg Powder dan Whole Milk Powder yang digunakan syarikat Puratos Malaysia Sdn. Bhd.

Persatuan Pengguna Islam Malaysia (PPIM) pula turut mendakwa bahan itu kini digunakan rangkaian kedai pembuat kek terkenal dalam produk mereka yang sebahagian besar pelanggan adalah masyarakat Islam.

Sementara itu, laman web milik Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (Jakim) menyebut, mesyuarat yang diadakan pada 12 Mei lalu memutuskan permohonan Puratos Malaysia Sdn Bhd adalah tidak berjaya berikutan penemuan DNA babi berkenaan.

Zawani berkata, syarikatnya tidak pernah menggunakan bahan keluaran syarikat Puratos Malaysia Sdn. Bhd, sebaliknya menggunakan beberapa bahan diambil dari rangkaian syarikat sama yang beroperasi di Belgium.

“Kesemua bahan diambil di Belgium terlebih dahulu mendapat perakuan halal daripada Jakim. Malah, kita tidak ada kena mengena atau mengambil bahan ramuan dengan syarikat Puratos Malaysia Sdn. Bhd,” katanya.-sinarharian

Thursday, April 28, 2011

Liz Taylor ada anak luar nikah


LONDON: Mendiang Elizabeth Taylor dilapor melahirkan bayi perempuan yang dikenali sebagai Norah, hasil hubungan sulit dengan kekasih yang namanya dirahsiakan dan menyerahkan anak itu kepada seseorang, dakwa seorang doktor mendedahkan rahsia aktres berkenaan.

John Cohan mendakwa bahawa legenda filem Hollywood itu adalah salah seorang pesakit beliau sejak 1960-an lagi.
“Dia memberitahu bahawa rahsia berkenaan perlu disimpan sehingga selepas kematiannya.
“Beliau mendedahkan satu rahsia yang menghantuinya selama beberapa tahun,” katanya kepada The Daily Mail yang memetik doktor terbabit dan dipetik akhbar New York Post.

“Liz mempunyai seorang anak hasil hubungan luar nikah. Pihak studio dan ibunya memberikan Norah kepada orang lain. Wang bertukar tangan. Bayi itu tinggal di Ireland dan marah dengan tindakan ibunya itu. Dia juga tidak mahu lagi dikaitkan dengan Elizabeth,” katanya.

Beliau berkata Elizabeth atau lebih dikenali sebagai Liz mengaku pernah tidur dengan tiga orang lelaki, tidak pasti siapa bapa kepada anak berkenaan.

“Liz menyesali perbuatannya dan sentiasa menceritakan perkara ini kepada saya.
“Dia meminta saya menyimpan rahsia ini sehingga dia meninggal dunia,” katanya.

Taylor yang meninggal dunia Mac lalu ketika berusia 79 tahun terkenal kerana perkahwinan beliau sebanyak tujuh kali dan mempunyai empat orang anak. – Agensi , bharian

Tuesday, April 26, 2011

[PANAS] Hukum Baca Utusan Malaysia HARAM! ~ DUNIACACAMARBA



Saya petik:
[KD] KUALA LUMPUR: Umat Islam di negara ini disaran tidak membeli dan membaca Akhbar Utusan Malaysia kerana media tersebut boleh dikategori sebagai “haram” dari sudut Islam, tegas ulama terkemuka tanahair, Profesor Datuk Dr Haron Din Al Hafiz.

Menurutnya, mana-mana media yang menghalalkan amalan fitnah, cubaan mengaibkan orang lain, menggalakkan berlakunya perpecahan umat Islam dan perpaduan kaum adalah haram untuk dibeli dan dibaca.

“Islam adalah agama penyatuan, agama perpaduan, agama yang saling hormat menghormati dan agama yang memberi rahmat kepada sekelian alam.

“Islam menegah amalan menyebarkan berita yang tidak baik seperti mengaibkan orang lain. Hukum Syarak menegah segala amalan yang dibawa oleh mulut atau pun media seperti ini,” jelas beliau.

Kenyataan Haron Din itu disiar dalam akhbar rasmi Parti Keadilan Rakyat, Suara Keadilan yang boleh diperolehi di pasaran mulai hari ini.

Menurut Dr Haron, Al-Quran juga menyatakan “Maka sesungguhnya orang-orang yang suka menyebarkan berita-berita yang keji (menjatuhkan maruah seseorang), maka bagi mereka itu azab siksa di dunia dan di akhirat.

Menurutnya lagi, berdasarkan hukum Fekah yang di sebut dalam kitab Fekah, Manhaji menyatakan, haram ke atas orang Islam menyebarkan berita keji ke atas orang Islam, tidak kira sama ada peritiwa itu benar atau sebaliknya.

Kalau berita itu palsu ia adalah suatu fitnah jahat yang mengundang bala Allah yang segera. Kalaulah ia benar maka ia membuka ruang fitnah yang mengundang pelbagai keburukan, sedangkan sepatutnya ia menutup perkara tersebut.” jelas beliau.
[PANAS] Hukum Baca Utusan Malaysia HARAM! ~ DUNIACACAMARBA

Thursday, April 7, 2011

Haram dedah aib orang lain: Mufti

SH

KOTA BHARU - Mendedahkan keaiban orang lain sehingga sanggup menyebarkan video seks untuk tontonan umum adalah bertentangan dengan ajaran Islam.

Mufti Kelantan, Datuk Mohamad Shukri Mohamad berkata, mendedahkan keburukan orang lain dengan berniat buruk adalah haram di sisi Islam.

Menurutnya, dalam etika dan tatacara Islam sebenarnya ada memberitahu supaya umatnya tidak boleh mendedahkan kelemahan serta keburukan individu tertentu apatah lagi menjatuhkan maruahnya.

“Dalam Islam apa yang haram tetap haram, dedah keaiban orang lain adalah haram. Ini yang ditetapkan dalam Islam.

“Sama juga sebagai suami isteri, haram isteri menceritakan keburukan suami kepada orang lain. Kalau mahu didedahkan pun di dalam kamar hakim untuk memberitahu perkara sebenar antara mereka,” katanya kepada Sinar Harian semalam ketika diminta mengulas berhubung pendedahan video seks oleh kumpulan bergelar ‘Datuk T’.

Saturday, January 22, 2011

Nizar tiada hak buat fatwa undi BN haram



LABIS 21 Jan. - Timbalan Perdana Menteri hari ini menempelak bekas Menteri Besar Perak, Datuk Seri Mohammad Nizar Jamaluddin kerana membuat 'fatwa' adalah haram mengundi calon UMNO dan Barisan Nasional (BN) pada Pilihan Raya Kecil Dewan Undangan Negeri (DUN) Tenang, 30 Januari ini.
Tan Sri Muhyiddin Yassin turut menyifatkan isu itu 'cerita' lama yang sengaja dimainkan pemimpin Pas setiap kali calon Pas menentang BN pada pilihan raya.
"Soal pokok, ini adalah hak rakyat. Dalam perlembagaan negara dan sistem berparlimen, apabila ada pilihan raya, rakyat berhak untuk buat pilihan.
"Ini bukan hak Nizar untuk kata ia (undi) haram. Siapa dia pula nak jatuhkan hukum? Saya fikir orang Tenang ini bijak (memilih calon), sejak dari dulu tak ada masalah," katanya diminta mengulas kenyataan Mohammad Nizar yang mendakwa mengundi calon BN adalah haram pada PRK DUN Tenang hujung bulan ini.
Muhyiddin ditemui selepas merasmikan majlis pecah tanah tapak bangunan tambahan Sekolah Agama Labis, di sini, hari ini.
Turut hadir Menteri Besar, Datuk Abdul Ghani Othman dan Pengerusi Jawatankuasa Agama negeri, Datuk Zainal Abidin Osman.
Timbalan Perdana Menteri berkata, Pas sendiri sebenarnya telah 'melanggar' fatwa mereka kerana sebelum ini tidak membenarkan calon wanita bertanding pada pilihan raya.
"Dulu dia (Pas) kata wanita haram bertanding, tapi sekarang dia kata boleh bertanding. Sekarang dia sudah tak tahu nak pakai fatwa mana, tak tahu nak pakai asas agama apa," katanya.
Mengenai kemungkinan pilihan raya negeri Sarawak diadakan serentak atau sebaliknya dengan Pilihan Raya Umum Ke-13, Muhyiddin enggan mengulas lanjut kerana menyifatkan terlalu awal untuk berbuat demikian.
-utusan

Thursday, December 30, 2010

Rumah haram



Oleh Kandau Sidi
kandau@bharian.com.my
2010/12/30

LEBIH 4,000 rumah  setinggan  di sepanjang sungai   menjejaskan keindahan Miri.
LEBIH 4,000 rumah setinggan di sepanjang sungai menjejaskan keindahan Miri.
4,000 kediaman setinggan sepanjang Sungai Miri 

MIRI: Jika anda berpeluang menyusuri Sungai Miri, pemandangan utama yang dapat dilihat sepanjang sungai itu ialah deretan rumah setinggan.
Pemandangan itu seolah-olah sudah menjadi satu trend kewujudan setiap bandar di Sarawak, iaitu kebanyakan penempatan setinggan memenuhi kawasan tebing sungai berhampiran pusat bandar.
Di bandar raya Kuching misalnya, penempatan penduduk setinggan banyak wujud di sepanjang Sungai Sarawak dan Sungai Apong, manakala di Sibu di sepanjang Sungai Rejang dan di Bintulu ialah di Sungai Kemena. 

Dianggarkan terdapat lebih 4,000 kediaman setinggan didirikan di sepanjang Sungai Miri. 

Ia termasuk penempatan setinggan di Kampung Baru Pujut 7, Kampung Pujut Sungai Adong, Kampung Merapak Pujut 8, Kampung Damai Jaya dan Piasau Utara. 
Majoriti penduduk setinggan berkenaan sudah menetap di situ sejak 20 hingga 35 tahun yang lalu. 
Hanya sebilangan kecil daripada penduduk setinggan berkenaan yang mengambil inisiatif membeli rumah sendiri. 

Perkara itu diakui Setiausaha Jawatankuasa Kemajuan dan Keselamatan Kampung (JKKK) Kampung Baru Pujut 7, Ding Lah, yang berkata, kebanyakan penduduk tidak begitu berminat membeli rumah sendiri. 

"Mereka terlalu mengharapkan belas ehsan daripada kerajaan menyediakan kemudahan tempat tinggal atau rumah mampu milik. Keadaan ini membuat mereka kurang mengambil inisiatif untuk beli rumah sendiri," katanya kepada Berita Harian. 

Beliau berkata, majoriti penduduk yang tinggal di kawasan Kampung Baru Pujut ialah suku kaum Orang Ulu seperti Kayan dan Kenyah manakala selebihnya Melanau, Bidayuh, Iban dan Cina. 

"Penduduk setinggan terbabit merayu kepada kerajaan supaya menyediakan lot tanah kerana kebanyakan daripada mereka daif dan sudah menetap di kawasan setinggan itu lebih 35 tahun yang lalu," katanya. 

Sementara itu, Ahli Dewan Undangan Negeri (Adun) Pujut, Andy Chia, berkata kerajaan memerlukan tempoh tertentu untuk memastikan bandar raya ini bebas dari masalah penduduk setinggan, khususnya di sepanjang Sungai Miri. 

"Penduduk setinggan perlu faham kerajaan memerlukan tanah untuk menempatkan penduduk setinggan berkenaan. Sedangkan, di Miri kita kekurangan dana dan tanah. 

"Tidak semua setinggan dapat ditempatkan semula dalam masa terdekat, namun kerajaan akan melakukan yang terbaik untuk memindahkan mereka dari semasa ke semasa," katanya kepada media selepas mengadakan pertemuan dengan penduduk setinggan dari Kampung Baru Pujut 7 di pejabat Parti Rakyat Bersatu Sarawak (SUPP) cawangan Pujut di sini, baru-baru ini. 

Beliau berkata, sebelum ini kerajaan sudah menempatkan lebih 2,000 penduduk setinggan di Bukit Kanada ke Tudan Desaras Fasa 6 manakala ribuan lagi masih tinggal di kawasan setinggan. 

Katanya, kerajaan melalui Jabatan Tanah dan Servei (JTS) kini terus memantau bagi memastikan tiada lagi penempatan setinggan yang baru diwujudkan. 

Mengenai permintaan Kampung Baru Pujut 7 untuk ditempatkan semula, Andy memberi jaminan akan mengemukakan perkara itu kepada JTS untuk tindakan sewajarnya.
bharian