ORANG ramai duduk di atas sebuah kereta perisai di hadapan Parlimen Ukraine dalam satu perhimpunan di Kiev semalam.
|
SIMFEROPOL - Berpuluh-puluh lelaki bersenjata pro-Rusia menawan ibu pejabat dan Parlimen wilayah Semenanjung Crimea di Ukraine semalam dan mengibarkan bendera Rusia.
Seorang koresponden agensi berita Reuters di ibu negeri Crimea, di sini memberitahu, pintu masuk bangunan Parlimen itu dihalang dari dalam menggunakan beberapa buah meja dan kerusi.
Bangunan berkenaan kini dikepung oleh lebih 100 anggota polis.
Kumpulan bersenjata itu belum membuat sebarang tuntutan setakat ini manakala pihak berkuasa juga tidak pasti sama ada terdapat tebusan dalam kejadian itu.
Tiada sesiapa yang dapat masuk ke dalam bangunan tersebut.
Agensi berita Interfax memetik seorang saksi melaporkan terdapat kira-kira 60 orang di dalam bangunan berkenaan dengan mereka memiliki banyak senjata api.
"Tiada sesiapa cedera apabila bangunan itu dirampas pada awal pagi semalam," kata sumber.
Crimea merupakan satu-satunya wilayah di Ukraine yang dihuni oleh majoriti etnik Rusia sekali gus kubu kuat terakhir penyokong Presiden Viktor Yanukovich yang ditumbangkan pada Sabtu lalu.
Sehingga kini, barisan kepimpinan baharu Ukraine bimbang berhubung tanda-tanda pemisahan di Crimea.
Stesen televisyen tempatan melaporkan rampasan bangunan itu disahkan oleh pemangku menteri dalam negeri Ukraine.
Yanukovich ditumbangkan selepas tunjuk perasaan selama tiga bulan di ibu negara berkenaan, Kiev.
Beliau kini diburu oleh pemerintah baharu berhubung kematian kira-kira 100 orang dalam protes tersebut.
Ukraine memperoleh kemerdekaan selepas kejatuhan negara Kesatuan Soviet pada tahun 1991.
Sementara itu seorang pegawai Rusia dipetik sebagai berkata, Moscow telah meluluskan permohonan Yanukovych untuk mencari suaka di Rusia. Yanukovych yang melarikan diri dari ibu kota Ukraine, Kiev pada minggu lalu memberitahu media Rusia bahawa beliau masih menganggap dirinya sebagai Presiden Ukraine yang sah. - Agensi
Artikel Penuh: http://www.kosmo.com.my/kosmo/content.asp?y=2014&dt=0228&pub=Kosmo&sec=Dunia&pg=du_01.htm#ixzz2uZCZh3Pd
Hakcipta terpelihara




![Assalamu'alaikum
SUBHANALLAH Inilah bukti kebenaran AGAMA ISLAM
Injil Asli yang Menggemparkan Dunia Itu, 12 Tahun Dirahasiakan, Menjelaskan Nabi Isa Tidak Disalib dan Membenarkan Nabi Muhammad SAW, Mengguncang Vatikan dan Kristen di Seluruh Dunia!!
Bismillahir-Rah maanir-Rahim … Belum lama ini, pemerintah Turki mengumumkan tentang penemuan Kitab Injil Asli Barnabas, salah satu murid pertama Yesus (Isa Almasih).
Hal yang tentu saja mengejutkan banyak pihak, termasuk kubu Vatikan itu sendiri.Sebagaimana diberitakan oleh DailyMail, basijpress dan NationalTurk, bahwa Injil Barnabas asli tersebut ditemukan pada tahun 2000 lalu di Turki, namun ditutupi oleh pemerintah Turki selama lebih dari 12 tahun, dan baru sekarang di beberkan ke publik.Lembaran-lembaran kulit hewan itu ditulis dengan huruf Syriac dengan dialek bahasa Aram, bahasa yang sama seperti bahasa yang umum dipakai pada masa Yesus Isa Almasih.
Pemerintah Turki menyakini bahwa kitab kulit hewan tersebut adalah Injil Barnabas orisinal.Hal yang menarik dari Kitab Injil Barnabas Asli asal Turki tersebut menyatakan bahwa YESUS TIDAK PERNAH DI SALIB, dan terdapatnya ayat-ayat yang menyatakan bahwa Islam adalah agama yang benar serta pengakuan tentang kehadiran Nabi Akhir Jaman, Muhammmad SAW.
Pengakuan itu terdapat pada bab 41 dari Kitab Barnabas yang ditemukan di Turki tersebut. Berikut ini terjemahannya :”Allah telah menyembunyikan diriNya sebagai Malaikat Agung Michael berlari mereka (Adam dan Hawa) dari surga, (dan) ketika Adam berbalik, ia melihat bahwa di atas pintu gerbang ke surga tertulis “La Ela ELA Allah, Mohamad Rasul Allah”Kitab yang masih menjadi perdebatan tersebut disebutkan kini disimpan di Justice Palace, Ankara, Turki dengan pengawalan ketat polisi bersenjata lengkap dan keamanan maksimum.
Pihak Iran lewat Basij Press menyatakan bahwa apa yang tertulis di kitab Barnabas asli tersebut adalah bukti tentang kebenaran Islam, yang walau begitu ditanggapi oleh sinis dari berbagai pihak.
Bahkan pihak Kristen lewat berbagai jamaatnya menyatakan bahwa Kitab Barnabas tersebut diragukan keotentikannya.
Namun walau begitu pihak Vatikan lebih arif dengan menyatakan telah mengajukan permohonan resmi ke pemerintah Turki untuk membaca dan menganalisa keaslian kitab kontroversial itu.
Para agamawan menyatakan bahwa jika Alkitab Barnabas tersebut terbukti asli, maka akan mengakibatkan rusaknya kredibilitas Gereja, dan akan menimbulkan revolusi agama Nasrani besar-besaran di seluruh Dunia.Tentu saja penemuan ini cukup menarik, sama menariknya dengan penemuan dan fakta sejarah bahwa Benua Amerika pertama kali di temukan oleh para pelaut tangguh Islam
Insya ALLAH kita dapat mengambil pengetahuan yang bermanfaat dan bernilai ibadah
---------------------------------
Valentine Day, Yes / No?
Baca di => @[711978945499799:274:Teladan Rasul]
Insyallah Bermanfaat :)](https://fbcdn-sphotos-a-a.akamaihd.net/hphotos-ak-frc3/t1/s403x403/1924705_746418628730191_939790016_n.jpg)
