Friday, June 28, 2013

Saat Barat dan Syiah internasional berjualan "Al-Qaeda"



Sejak lama mujahidin Al-Qaeda Internasional menjadi “barang dagangan” banyak pihak untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya. Persis seperti kata pepatah, mengail di air keruh. AS, Barat, Israel dan rezim-rezim sekuler di Dunia Islam di satu pihak; juga rezim Syiah Rafidhah Iran, Irak dan rezim Nushairiyah Suriah di pihak lain, adalah contoh dua pihak yang sama-sama berkepentingan untuk menjajakan “Al-Qaeda”.

Nilai Al-Qaeda di Afghanistan bagi AS dan Barat

AS dan Barat yang diwadahi NATO selalu menjajakan Al-Qaeda untuk kepentingan ideologi, politik, ekonomi dan militer mereka di negeri-negeri kaum muslimin. Jika AS dan Barat ingin melakukan invasi militer di sebuah negeri kaum muslimin, maka tiada alasan yang lebih tepat untuk mendapat dukungan dari mayoritas rakyat dan parlemen, selain menggunakan isu “Memerangi Jaringan Teroris Internasional Al-Qaeda”.

Saat AS dan NATO melakukan invasi militer di Afghanistan pada akhir 2001 M, George W. Bush dan Tony Blair meyakinkan rakyat Amerika Serikat dan Inggris bahwa mereka sedang mengejar para teroris Al-Qaeda, “tersangka satu-satunya” pelaku serangan terhadap WTC dan Pentagon pada 11 September 2001 M.

Jika alasan “memerangi jaringan teroris internasional Al-Qaeda” telah dikeluarkan, maka PBB dan dunia internasional hanya akan mendiamkan, tanda memberi setuju. Tidak akan ada sanksi PBB apapun bagi AS, Inggris dan negara-negara NATO yang melakukan invasi militer di Afghanistan. Membombardir kota-kota dan desa-desa, meluluh lantakkan masjid, madrasah dan rumah penduduk sipil adalah tindakan legal. Membunuhi anak-anak, wanita, orang tua dan laki-laki dewasa sipil yang miskin dan tak bersenjata di Afghanistan adalah tindakan yang sah, atas nama “memerangi jaringan teroris internasional Al-Qaeda”.

Itulah nilai stategis dan nilai jual barang dagangan bernama “Al-Qaeda” bagi AS dan Barat di Afghanistan dan Pakistan.

Namun militer AS dan NATO yang tergabung dalam Pasukan ISAF harus merasakan pil pahit di Afghanistan dan Pakistan. Mereka menemukan musuh ideologi mereka yang sesungguhnya, pejuang muslimin Ahlus Sunnah wal Jama’ah yang direpresentasikan oleh mujahidin Imarah Islamiyah Afghanistan (IIA, mujahidin Taliban Afghanistan), Tahrik Taliban Pakistan (TTP) dan Al-Qaeda cabang Khurasan.

Sejak invasi militer AS dan NATO di Afghanistan pada akhir 2001 sampai saat ini, jihad mujahidin Taliban Afghanistan, Taliban Pakistan dan mujahidin Al-Qaeda telah berlangsung selama 12 tahun lebih.

Korban gugur dan cedera di pihak mujahidin Taliban Afghanistan, Taliban Pakistan dan mujahidin Al-Qaeda tentu banyak sekali. Beberapa pemimpin utama Al-Qaeda Khurasan telah gugur sebagai syuhada’, dimulai dari Syaikh Abu Hafs al-Mishri pada 2001, Syaikh Musthafa Abul Yazid pada 2009, Syaikh Usamah bin Ladin pada 2010, Syaikh Athiyatullah al-Libi pada 2011 dan terakhir Syaikh Abu Yahya al-Libi pada 2012. Puluhan komandan senior Al-Qaeda lainnya tertangkap dan dibuang ke penjara tanpa perikemanusiaan AS di Guantanamo, Kuba.

Namun tak diragukan lagi, militer AS dan NATO yang tergabung dalam ISAF mengalami kekalahan telak di lebih dari 25 propinsi Afghanistan. Setiap bulan, tentara ISAF yang tewas rata-rata di atas 500 orang. Pesawat tempur dan helikopter tempur ISAF yang berhasil ditembak jatuh oleh mujahidin Taliban dan Al-Qaeda rata-rata di atas 5 buah setiap bulannya. Tank-tank ISAF yang dihancurkan oleh mujahidin Taliban dan Al-Qaeda rata-rata di atas 50 tank setiap bulannya.

Data valid kerugian personil, kendaraan militer dan persenjataan yang dialami oleh pasukan ISAF di Afghanistan setiap hari bisa dipaparkan oleh situs resmi mujahidin Taliban (Imarah Islamiyah Afghanistan, IIA), Syahamat dan setiap bulannya dipaparkan dalam majalah bulanan mereka, Ash-Shumud.

Sampai hari ini militer AS dan NATO terus mengalami kerugian besar di Afghanistan. Pasukan mereka mengalami kekalahan di semua distrik dan propinsi di Afghanistan. Jika dahulu pada akhir 2001 militer AS dan NATO menyerang Afghanistan dengan mempertontonkan kepongahannya, kini berkali-kali AS dan rezim bonekanya Hamid Karzai harus mengemis “perjanjian dan perundingan damai” dengan Taliban.

Operasi jihad di Afghanistan yang telah berlangsung 12 tahun lebih ini merupakan perang gerilya yang sangat menguras ekonomi dan militer AS dan NATO. Lebih dari 75 % wilayah Afghanistan kini dalam kontrol mujahidin Taliban dan Al-Qaeda. Pemerintahan boneka Hamid Karzai bahkan tidak merasakan keamanan sedikit pun di ibukota Kabul, karena operasi-operasi mujahidin Taliban berkali-kali menghantam dengan telak pasukan ISAF dan pasukan boneka Hamid Karzai. Bahkan para penasehat militer AS tewas di gedung Kementrian Dalam Negeri di ibukota Kabul, oleh serangan mujahidin Taliban yang melakukan infiltrasi dalam tubuh pasukan boneka rezim Hamid Karzai. Blue on Green Attack alias Insider Attack, begitulah AS dan NATO menyebutnya.

Selama 12 tahun terakhir ini, mujahidin Taliban dan Al-Qaeda menjadi musuh sesungguhnya bagi pasukan AS dan NATO di Afghanistan. Militer AS dan NATO betul-betul merasakan kerasnya operasi-operasi jihad Taliban dan Al-Qaeda.

Bahkan operasi Al-Qaeda terhadap AS dan negara-negara NATO tidak terbatas dalam negeri Afghanistan saja. Al-Qaeda melakukan serangan balasan lewat bom syahid yang sangat mematikan di Madrid, Spanyol pada 11 Maret 2014 M dan di London, Inggris pada 7 Juli 2005. Bom syahid di Madrid menewaskan sedikitnya 192 orang dan mencederai 2050 orang, menurut laporan media massa Spanyol. Sementara bom syahid di London menewaskan sedikitnya 52 orang dan mencederai 700 orang, menurut laporan media massa Inggris.

Serangan-serangan mujahidin Taliban dan Al-Qaeda terhadap pasukan ISAF di Afghanistan sampai saat ini masih terus berlanjut. Al-Qaeda masih tetap menjadi musuh kuat bagi pasukan AS dan NATO di Afghanistan selama 13 tahun terakhir.

Nilai Al-Qaeda di Irak bagi AS dan Barat

Saat George W. Bush dan Tony Blair ingin melakukan invasi militer di Irak, kembali isu serupa digulirkan. Kedua pemimpin negara NATO itu meyakinkan rakyatnya bahwa rezim Shadam Husain memiliki senjata kimia dan kaitan dengan mujahidin Al-Qaeda. Invasi militer NATO pun menghajar Irak pada 2003 dan rezim Sosialis Ba’ats pimpinan Shadam Husain ditumbangkan.

Sejak pertengahan 2003 tersebut, mujahidin Al-Qaeda cabang Irak di bawah Amirnya Syaikh Abu Mush’ab az-Zarqawi menjadi musuh utama pasukan NATO. Serangan bom syahid Al-qaeda gencar menghantam pasukan NATO di Irak. Sniper JUBA mujahidin membunuhi tentara AS dan NATO satu per satu. Ranjau-ranjau mujahidin menghancurkan tank-tank canggih NATO di Irak.

Syaikh Abu Mush’ab Az-Zarqawi memang telah gugur sebagai syahid, disusul gugurnya sejumlah tokoh penting mujahidin Irak lainnya; Syaikh Abu Umar al-Baghdadi, Syaikh Abu Hamzah al-Mishri, Syaikh Maisarah al-Gharib dan lain-lain. Namun jihad di Irak terus berlangsung, tidak pernah berhenti dan menimbulkan kerugian jiwa dan materi luar biasa besar bagi pasukan AS dan NATO di Irak.

Kerugian yang terlalu besar itulah yang membuat AS dan Barat akhirnya menarik mundur sebagian besar tentaranya dari Irak. Pemerintahan dan keamanan militer Irak diserahkan oleh AS dan Barat kepada rezim bonekanya, pemerintahan sectarian Syiah Rafidhah loyalis Iran yang dipimpin oleh PM Nouri al-Maliki.

Menariknya sampai saat ini, rezim Syiah Rafidhah Irak tak henti-hentinya mendapat serangan mematikan oleh mujahidin Daulah Islam Irak dan Jama’ah Ansharul Islam, dua kelompok jihad muslim Ahlus sunnah terbesar di Irak. Operasi-operasi jihad yang selalu menargetkan tentara, polisi dan pejabat rezim Syiah Rafidhah Irak itu terjadi di propinsi-propinsi berpenduduk mayoritas muslim sunni seperti propinsi Anbar, Kirkuk, Diyala, Niniveh, dan Shalahuddin.

Bahkan di ibukota Baghdad sekalipun, rezim Syiah Rafidhah Irak tidak merasakan keamanan. Serangan-serangan mematikan oleh mujahidin Daulah Islam Irak dan Jama’ah Ansharul Islam terus mengguncangkan kekuasaan rezim Syiah PM Nouri al-Maliki. Pada Senin (24/6/2013) lalu delapan serangan bom mobil secara serentak menghantam ibukota Baghdad.

Seperti halnya tuan yang mengangkatnya, AS dan Barat, rezim Syiah Rafidhah Irak juga menghadapi mujahidin Daulah Islam Irak dan Jama’ah Ansharul Islam sebagai musuh utama di Irak. Keduanya adalah dua kelompok jihad muslim sunni terbesar di Irak, dan keduanya memiliki hubungan erat dengan mujahidin Al-Qaeda. Bahkan, Al-Qaeda di Irak merupakan salah satu inisiator dan unsur penting dari terbentuknya kelompok Daulah Islam Irak.

Di Irak, Al-Qaeda adalah musuh utama bagi rezim Syiah Rafidhah Irak. Itu sebabnya, rezim Nouri al-Maliki senantiasa menuding “teroris Al-Qaeda” sebagai pelaku serangan-serangan yang mengincar polisi, tentara dan rezim Syiah Rafidhah di Irak.

Di Irak, fakta justru membuktikan bahwa rezim Syiah Rafidhah Irak adalah rezim yang diangkat dan diserahi mandat kekuasaan oleh penjajah AS dan NATO, yang telah kewalahan menghadapi operasi-operasi jihad Al-Qaeda dan kelompok-kelompok jihad muslim sunni lainnya.

Ekonom Stiglitz dan Bilmes memperkirakan total dana yang dikeluarkan AS untuk perang Afganistan dan Irak bisa mencapai 4 sampai 6 triliyun dolar. Itu sudah termasuk dampak dari kenaikan harga minyak sejak 2003 yang sebagian disebabkan oleh meningkatkan permintaan dari negara-negara berkembang dan kerusuhan di Timur Tengah, jelas Bilmes.
perang 3 triliun dolar

Yang perlu digarisbawahi, perang melawan Syaikh Usamah bin Ladin tidak membawa manfaat apapun bagi AS. Eskalasi militer selama 10 tahun terakhir tidak mendorong perekonomian seperti halnya perang pada tahun 1940-an. Para ahli menulis dalam Journal Nasional, bahwa perang melawan Syaikh Usamah hanya membawa sedikit dampak positif bagi teknologi yakni dibuatnya pesawat Predator dan peningkatan sistem cadangan untuk melindungi teknologi informasi dari serangan “teroris” atau bencana lainnya.

Bahkan euforia AS dan Barat atas gugurnya Syaikh Usamah masih perlu dipikirkan lagi. Michael O’Hanlon, seorang analis keamanan nasional di Brookings Institution berkata, “Saya tidak mengambil kepuasan besar dalam kematiannya karena aku masih kagum pada kehancuran dan seberapa tinggi kerugian yang ia berikan pada kami.”

Nilai Al-Qaeda bagi rezim Syiah di Irak dan Suriah

Seperti biasa, orang-orang Syiah di seluruh dunia, tak terkecuali orang-orang Syiah dan para simpatisannya di Indonesia, memutar balikkan fakta tersebut. Mereka berusaha keras mengaburkan fakta di lapangan. Dan dengan arogan tanpa bukti, orang-orang Syiah di Irak, juga di Indonesia, meneriakkan “Al-Qaeda adalah agen dan alat di tangan Amerika dan Barat”.

Untuk apa? Tentu saja, orang-orang Syiah di Irak, juga di Indonesia, akan mengatakan bahwa teroris Al-Qaeda dipergunakan oleh AS dan Barat untuk memerangi rezim Syiah di Irak dan Suriah yang aktif memerangi Israel!!!

Sejak pasukan Suriah ditarik dari dataran tinggi Golan tanpa menembakkan sebutir peluru pun kepada pasukan Israel pada Perang Juni 1967, rezim Nushairiyah Suriah belum pernah memerangi Israel dan merebut dataran tinggi Golan, apalagi membebaskan Palestina dari cengkeraman Israel. Belum sebutir peluru, sebuah rudal atau sebuah mortar pun ditembakkan rezim Nushairiyah Suriah kepada Israel selama 55 tahun lebih.

Justru rezim Nushairiyah Suriah telah mengerahkan seluruh pesawat tempur, helikopter tempur, rudal, tank, artileri berat dan pasukan algojonya untuk membantai lebih dari 90 ribu warga muslim Suriah selama 2 tahun terakhir revolusi Suriah berlangsung.

Bagi AS dan Barat jika ingin membantai kaum muslimin sunni, mereka cukup mengumandangkan slogan “perang melawan jaringan teroris Al-Qaeda”. Rezim Nushairiyah Suriah, milisi Syiah Hizbullah dan rezim Syiah Rafidhah Irak pun selama dua tahun terakhir menggunakan jurus yang sama, untuk melegalkan pembantaian terhadap lebih dari 90 ribu warga muslim Suriah, cukup mengatakan “pemberontak FSA dan Jabhah Nushrah adalah jaringan teroris Al-Qaeda” dan “pemberontak FSA dan teroris Al-Qaeda Jabhah Nushrah ditukangi oleh AS dan Israel untuk menumbangkan rezim bashar Asad”.

oleh: Muhib Al-Majdi (arrahmah.com)
 

BNPT : 900-an ‘Teroris’ Ditangkap, 90 Diantaranya Ditembak Sejak Tahun 2002, Astaghfirullah!



SOLO – Dengan senang hati Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Ansyaad Mbai, membeberkan 900-an pelaku ‘teror’ (baca : mujahidin) yang ditangkap sejak 2002. Dari jumlah tersebut hanya 90 pelaku yang ditembak. Ia juga membandingkan sikap penanggulangan ‘teroris’ yang dilakukan Densus 88 dengan anti teror yang berada di Amerika Serikat.

Seperti yang dilansir okezone, Kamis (27/6/2103), Ansyaad membantah bila penanganan pelaku teroris yang dilakukan Densus 88 maupun BNPT melanggar Hak Asasi Manusia (HAM) karena selalu diakhiri dengan tewasnya ‘teroris’. Menurutnya, penanganan terorisme di Indonesia lebih lembut jika dibandingkan dengan negara lain. Astaghfirullah!

“Di Amerika yang katanya negara menjunjung tinggi HAM dan demokrasi, hampir 100 persen pelaku terorisme ditembak. Tapi di Indonesia, yang penanganannya jauh lebih lembut dibandingkan negara lain masih saja dikatakan melanggar HAM bila Densus menembak mati teroris,” papar Ansyaad Mbai di Solo, Jawa Tengah, Rabu 26 Juni.

Berbeda saat ada anggota Densus yang tertembak mati, tidak pernah ada pembelaan terkait HAM.

“Kadang Densus diperlakukan tidak adil. Densus itu hadir karena kebrutalan teroris dan terorisme harus diungkap sampai akar-akarnya,” jelasnya.

Menurut Ansyaad, penanggulangan terorisme di Indonesia telah diakui dunia internasional. Bahkan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) merekomendasikan Indonesia sebagai tempat belajar penanggulangan terorisme dan menjadi model penanggulangan terorisme internasional.

Ansyaad mengatakan, pelaku ‘teror’ (baca : jihad) harus dibasmi. Pasalnya jika aksi-aksi terorisme tidak bisa diungkap maka akan terjadi konflik horisontal dan saling tuduh di antara kelompok masyarakat.

“Pemerintah Nigeria datang ke Indonesia khusus untuk belajar penanganan masalah terorisme atas rekomendasi dari PBB,” katanya.

Pasca Peristiwa 11 September 2001

Dunia abad modern pasti mengetahui serangan 11 September 2001 yang penuh barokah (insya Allah) terhadap WTC Atau menara kembar yang merupakan pusat keuangan Yahudi terbesar di dunia. Dimana dengan hancurnya menara kembar tersebut AS yang merupakan pusat kezaliman terhadap dunia Islam mengalami kegoncangan dasyat dalam perekonomian.

Pasca serangan tersebut iblis George W. Bush yang saat itu menjabat sebagai Presiden AS mengatakan “This crusade, this war on terrorism, is going to take a long time.” Ini perang salib. Ini perang melawan terorisme yang akan memakan waktu lama.

Siapakah yang dimaksud oleh iblis Bush sebagai ‘terorisme’? ya, jawabannya tentu adalah kaum muslimin dan mujahidin yang menginginkan ditegakannya syariat Islam di muka bumi (Khilafah Islamiyah) dengan jalan jihad fi sabilillah melawan Amerika Serikat yang dijadikan tuhan, tempat berlindung oleh penguasa-penguasa negeri saat ini.

Mulai saat itulah aktivis-aktivis Islam yang berkeinginan menjadikan Al-Qur’an dan As Sunnah sebagai undang-undang ataupun aturan hidup bagi segenap manusia bukan saja hanya umat Islam, menjadi buruan utama rezim terlaknat AS dan sekutu-sekutunya dari kalangan penguasa murtad. Termasuk Indonesia dengan mengatasnamakan “perang melawan terorisme” yang sejatinya perang terhadap umat Islam, dengan membuat lembaga Anti-teror secara khusus.

Wallahu a’lam bish showab

oleh: Ibnu Subandi (al-mustaqbal.org)
 

Mohon maaf bukan kerana takut - Susilo


Seorang pekerja mencurahkan air untuk memadamkan api yang membakar ladang nenasnya di Tanah Putih, Rokan Hilir, wilayah Riau, Indonesia, kelmarin. - REUTERS
JAKARTA 27 Jun - Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono hari ini menjelaskan bahawa tindakannya yang memohon maaf kepada kerajaan Malaysia dan Singapura ekoran masalah jerebu, tidak bermaksud beliau takut dengan kedua-dua negara itu.
Menurut Susilo, beliau telah memantau perbincangan di dalam media sosial selepas tindakannya memohon maaf yang ada disalahtafsirkan sebagai takut kepada kedua-dua negara itu
Kata beliau, ada dalam kalangan rakyat tempatan yang menyangka tindakannya itu menunjukkan kerajaan lemah.
"Tidak ada negara berdaulat yang perlu takut dengan negara lain," tegasnya dalam satu sidang akhbar di Lapangan Terbang Halim Perdanakusuma di Jakarta Timur, hari ini.
Susilo turut mengingatkan rakyat Indonesia bahawa masalah jerebu mempunyai konteks yang jelas dan meminta rakyat tidak melibatkan isu lain.
"Saya tegaskan kepada anda (rakyat Indonesia) bahawa kedaulatan negara, integriti wilayah dan beberapa kepentingan nasional tidak boleh dikompromi," ujar beliau.
Dengan memberi contoh, Susilo berkata, terdapat perbincangan di media sosial yang cuba menghubungkan masalah jerebu dengan isu Ambalat.
Katanya, kerajaan dalam apa cara pun akan tetap berusaha mempertahankan wilayah itu.
Menurut Susilo, kerajaan Indonesia juga akan terus berusaha gigih melalui kaedah diplomatik untuk memastikan pekerja negara ini di Malaysia dilindungi dan menikmati hak, selain bebas daripada keganasan. - AGENSI


Artikel Penuh: http://www.utusan.com.my/utusan/Luar_Negara/20130628/lu_07/Mohon-maaf-bukan-kerana-takut---Susilo#ixzz2XSfJ4NYO
© Utusan Melayu (M) Bhd 

Kevin Rudd PM baharu Australia


Perdana Menteri Australia, Kevid Rudd (kiri), membacakan ikrar angkat sumpah di hadapan Gabenor Jeneral Quentin Bryce di Canberra, Australia, semalam. - AGENSI
CANBERRA 27 Jun - Kevin Rudd hari ini mengangkat sumpah sebagai Perdana Menteri Australia buat kali kedua, sehari selepas menyingkirkan Julia Gillard dan tiga bulan sebelum pilihan raya umum diadakan.
Rudd, 55, kembali menjadi pemimpin nombor satu negara ini selepas satu pengundian kepemimpinan parti pemerintah, Parti Buruh diadakan semalam, menyaksikan Gillard yang merupakan Perdana Menteri wanita pertama Australia tersungkur.
Ketika Parti Buruh berusaha untuk terus mempertahankan kuasa dalam pilihan raya umum akan datang, Rudd menggunakan ucapan pertamanya di Parlimen untuk mengakui arena politik sangat kejam.
''Penyertaan dalam dunia politik merupakan satu kehidupan yang sukar. Ada masanya ia baik namun sering kali tidak,'' katanya.
Beliau meminta semua ahli Parlimen 'lebih baik hati dan lembut antara satu sama lain ketika berhujah dalam Parlimen.
Beliau dalam pada itu turut memuji kepemimpinan Gillard.
''Melalui masa sukar sejak beberapa tahun sebagai sebuah kerajaan minoriti, bekas Perdana Menteri berjaya melakukan perubahan besar untuk membentuk masa depan negara,'' katanya.
Pelantikan semula Rudd akan menyaksikan beliau memimpin Parti Buruh dalam Pilihan Raya Umum dijadualkan pada 14 September ini yang menurut tinjauan pendapat, parti pembangkang pimpinan Tony Abbot akan menang besar.
Pada masa sama, Gillard turut mengumumkan persaraannya daripada bidang politik.
Enam menteri kanan meletak jawatan ekoran kekalahan Gillard dalam pengundian kepemimpinan parti itu termasuk penyokong kuatnya, Bendahari, Wayne Swan. - AFP


Artikel Penuh: http://www.utusan.com.my/utusan/Luar_Negara/20130628/lu_09/Kevin-Rudd-PM-baharu-Australia#ixzz2XSf7QjUi
© Utusan Melayu (M) Bhd 

Bangunan Parlimen Bulgaria dikepung


Penunjuk perasaan melaungkan slogan antikerajaan di semasa bantahan di luar bangunan Parlimen di Sofia, Bulgaria, kelmarin. - REUTERS
SOFIA 27 Jun - Bangunan Parlimen Bulgaria bukan sahaja dikepung oleh kira-kira 5,000 penunjuk perasaan, tetapi turut dibaling dengan telur dan buah tomato ketika protes antikerajaan masuk hari ke-13, semalam.
Walaupun pemimpin Bulgaria cuba meredakan ketegangan di negara termiskin dalam Kesatuan Eropah (EU) itu, penunjuk perasaan terus mengadakan bantahan pada waktu malam.
Mereka mengejek kerajaan Parti Sosialis dan meminta supaya dibubarkan, kurang sebulan parti itu memegang tampuk kuasa.
Kira-kira 1,000 penunjuk perasaan berkumpul di luar bangunan Parlimen di tengah Sofia pada waktu pagi sambil melaung-laungkan 'Mafia!' dan Letak Jawatan!' serta menghalang ahli-ahli Parlimen daripada memasuki bangunan.
Keadaan itu menyaksikan hanya 112 daripada 240 anggota Parlimen yang berani melalui kumpulan demonstrasi tersebut, sekali gus menyebabkan sesi Parlimen dibatalkan.
Timbalan Speaker dan ahli Parlimen daripada Parti Sosialis, Maya Manolova yang cuba berucap kepada peserta perhimpunan yang marah, terpaksa melarikan diri kerana cubaannya itu dihalang.
Sementara itu menurut polis, lebih 4,000 penunjuk perasaan menyertai perhimpunan berkenaan pada waktu malam dan mereka merancang untuk mengulangi tindakan itu, hari ini.
Hampir 10,000 penduduk mengadakan bantahan pada setiap malam sejak 14 Jun lalu selepas pelantikan kontroversi seorang ahli korporat media sebagai ketua agensi keselamatan yang berkuasa negara ini, tindakan yang membangkitkan kemarahan rakyat Bulgaria yang bosan dengan rasuah dan kroni.
Walaupun pelantikan itu dibatalkan dan Perdana Menteri, Plamen Oresharski memohon maaf, penunjuk perasaan terus mengadakan bantahan terhadap kerajaan dan khasnya ahli politik yang dilihat mudah terpengaruh dengan kepentingan korporat.
Protes besar-besaran menyaksikan kerajaan berhaluan kanan terdahulu pimpinan bekas Perdana Menteri, Boyko Borisov meletak jawatan pada Februari lalu dan memaksa pilihan raya diadakan pada Mei yang menyaksikan pemilihan pentadbiran daripada Parti Sosialis diketuai Oresharski, seorang non-partisan. - AFP


Artikel Penuh: http://www.utusan.com.my/utusan/Luar_Negara/20130628/lu_08/Bangunan-Parlimen-Bulgaria-dikepung#ixzz2XSeyv05t
© Utusan Melayu (M) Bhd 

Ketua militan Indonesia dihukum penjara 10 tahun


JAKARTA 28 Jun - Mahkamah Indonesia semalam menjatuhkan hukuman penjara selama 10 tahun ke atas seorang ketua militan yang mempunyai kaitan dengan kumpulan pengganas paling digeruni di Asia.
Badri Hartono mengetuai kumpulan ekstremis dikenali sebagai Al-Qaeda Indonesia dan didapati bersalah merekrut orang ramai untuk dihantar ke kem latihan pengganas.
Menurut kenyataan mahkamah, Badri turut didapati bersalah kerana memberi perlindungan kepada ketua rangkaian militan Jemaah Islamiah (JI), Noordin Mohammed Top pada 2009.
Selain itu, Badri turut bersalah kerana merancang untuk menyerang pasukan keselamatan negara ini. - AFP


Artikel Penuh: http://www.utusan.com.my/utusan/Luar_Negara/20130628/lu_01/Ketua-militan-Indonesia-dihukum-penjara-10-tahun#ixzz2XSeF2i8o
© Utusan Melayu (M) Bhd 

Thursday, June 27, 2013

Perancis tahan 6 suspek anggota radikal


PARIS 25 Jun - Pihak berkuasa Perancis menahan enam orang yang disyaki anggota kumpulan radikal dalam satu serbuan, di pinggir bandar raya ini, semalam.
Kesemua suspek yang berusia dalam lingkungan 22 dan 38 tahun itu ditahan oleh pasukan polis antikeganasan di bandar Levallois kerana dipercayai merancang untuk melakukan serangan keganasan di negara ini.
Seorang daripada anggota kumpulan itu berasal dari Benin, manakala yang lain dari Comoros dan Perancis.
Selain itu, kesemua suspek turut disyaki terlibat dalam rompakan sebuah bank di Seine-te-Marne pada April lalu dan sedang merancang untuk melakukan satu lagi rompakan. - AFP


Artikel Penuh: http://www.utusan.com.my/utusan/Luar_Negara/20130625/lu_12/Perancis-tahan-6-suspek-anggota-radikal#ixzz2XQFRVldO
© Utusan Melayu (M) Bhd 

Derita Amir tiada hempedu


Derita Amir tiada hempedu
Shahnizam menunjukkan kad OKU nya kerana mempunyai tangan yang cacat akibat kemalangan ketika usia lima tahun.
Derita Amir tiada hempedu
Siapa sangka bayi comel ini tidak mempunyai hempedu dan kini menghidap penyakit radang hati.
JALAN PERAK - Senyumannya menyentuh perasaan sesiapa yang melihatnya, namun siapa sangka bayi yang bernama Muhammad Isma Amir Shahnizam ini sudah tidak mempunyai hempedu.

Dia yang baru saja berusia lapan bulan juga menghidap penyakit radang hati akibat demam kuningnya terlalu kuat selepas dilahirkan pada tahun lalu.

Ibu bayi berkenaan, Hasni Mansor, 38, berkata, paling menyedihkannya apabila bayinya itu muntah darah.

Menurutnya, bukan saja muntah, anak ketiganya yang dipanggil Amir itu turut membuang air besar yang mengandungi darah.

“Selepas saya bersalin, Amir mendapat demam kuning namun kami tidak sangka demam kuningnya terlalu kuat sehingga mata putihnya turut berwarna kuning.

“Doktor pada ketika itu sudah mengesahkan hati anak saya turut dijangkiti kuman dan pada masa berkenaan dia terpaksa menjalani pembedahan sehingga menyebabkan hempedunya dibuang dan digantikan dengan saluran baru,” katanya.

Setelah menjalani pembedahan hati buat pertama kalinya pada tahun lepas, bayi berkenaan sekali lagi akan dibedah pada tahun ini.

Pada mulanya pembedahan dijadualkan akan berjalan pada 18 Jun 2013 namun terpaksa ditangguhkan kerana doktor mendapati hati Amir membengkak.

Dipercayai hati bayi kecil ini sudah pun rosak separuh daripadanya dan perutnya turut membesar akibat kesan hati yang membengkak.

Hasni berkata, disebabkan penyakit berkenaan, Amir hanya dibenarkan minum sejenis susu sahaja oleh doktor.

“Namun harga susu berkenaan terlalu mahal untuk kami membelinya, satu tin kecil itu dalam tiga hingga empat hari sudah boleh habis kerana anak saya ini hanya minum susu.

“Dengan duit yang ada ini kami memang tidak mampu untuk menanggung perubatan Amir sepenuhnya,” katanya.

Hasni yang tidak bekerja itu turut mempunyai dua anak lelaki berusia lapan dan lima tahun.

Sementara itu, bapa bayi berkenaan, Shahnizam Md Akhir, 32, pula tidak mampu bekerja kerana menghidap penyakit sawan serta berstatus Orang Kurang Upaya (OKU).

Dia juga bekas kakitangan kerajaan namun terpaksa berhenti dari kerja gara-gara penyakitnya, kemudian dia mula menyara keluarga dengan bekerja sebagai pekerja kedai kopi namun masalah tetap timbul.

Menurutnya, penyakit sawan yang kerap berlaku di tempat kerja menyebabkan dia terpaksa berhenti kerja akibat malu dan juga sering kali menyebabkan majikannya susah.

“Sebagai ketua keluarga saya malu kerana tidak dapat menanggung keluarga namun saya tidak mampu, sekarang keadaan lebih buruk apabila saya tidak bekerja dan isteri juga tidak boleh bekerja kerana saya sakit dan anak juga sakit.

“Mana-mana pengasuh tidak mahu menjaga anak saya kerana takut memandangkan dia masih dalam keadaan sakit, saya pula tidak boleh menjaganya kerana sakit sebegini rupa,” katanya.

Tentera Filipina bertempur dengan kumpulan pemisah


Tentera Filipina bertempur dengan kumpulan pemisah
Orang awam mengangkat salah seorang anggota kumpulan pemisah yang terbunuh di sempadan Sultan Kudarat.
COTABOTO - Tentera Filipina dilaporkan bertempur dengan kumpulan pemisah susulan kematian dua penduduk kampung dalam serangan di selatan negara itu, semalam.

Pegawai tentera Kolonel Edmund Pangilinan berkata, anggotanya diserang kira-kira 200 anggota dipercayai dari kumpulan pemisah Pergerakan Kebebasan Islam Bangsamoro di sempadan Sultan Kudarat, wilayah Maguindanao.

“Kami yakin mereka telah pun meninggalkan kawasan terbabit selepas beberapa anggota mereka terbunuh dan parah,” katanya.

Sementara itu, Ketua Perunding Damai Filipina Alexander Padilla meletak jawatan dengan meluahkan kekecewaan terhadap proses rundingan yang sering tertangguh.

“Rundingan sering menemui jalan buntu dan saya harap akan muncul pemimpin baru mampu melaksanakan pelan damai ini,” katanya dipetik dari laporan AP.

Konvoi Hakim Tinggi dibom


Konvoi Hakim Tinggi Pakistan dibom
Beberapa kenderaan yang musnah dalam letupan di sebuah taman berhampiran Mahkamah Tinggi Sindh, Karachi.
KARACHI - PAKISTAN.Sekurang-kurangnya sembilan orang terbunuh dan 15 yang lain termasuk Hakim Kanan Mahkamah Tinggi Sindh serta dan tiga anggota polis cedera dalam letupan di Sindh, Pakistan semalam.

Pegawai polis berkata, bom seberat lapan kilogram itu dilekatkan pada sebuah motosikal yang di parkir berdekatan kawasan taman di ibu pejabat pusat pentadbiran tersebut.

“Bom berkenaan dikawal menggunakan alat kawalan jauh. Kami percaya bom tersebut disasarkan kepada kenderaan Hakim Kanan Sindh Mahkamah Tinggi Keadilan, Maqbool Baqar,” katanya.

Menurutnya, kereta, van polis dan beberapa motosikal serta bangunan berdekatan turut musnah dalam letupan itu.

Sementara itu, Menteri Penerangan Sindh, Sharjeel Memon berkata, Maqbool sedang dirawat di hospital swasta dan makin stabil

“Kami menyediakan keselamatan maksimum kepada beliau namun serangan itu nyaris mengorbankan dirinya,” katanya menurut laporan Reuters.

Menurutnya, ketika kejadian Maqbool dipercayai dalam perjalanan ke mahkamah untuk mengadili satu kes berprofil tinggi.

Mahkamah tolak rayuan Zahid Hamidi


Ahmad Zahid Hamidi
Ahmad Zahid Hamidi
KUALA LUMPUR - Mahkamah Persekutuan hari ini menolak permohonan Menteri Dalam Negeri, Datuk Seri Ahmad Zahid Hamidi untuk mengenepikan sama seorang ahli perniagaan ke atasnya.

Presiden Mahkamah Rayuan, Tan Sri Md Raus Sharif yang mengetuai panel lima orang hakim, mengenepikan permohonan Ahmad Zahid sebelum mendengar hujah dari peguam Zahid, Shamsul Bahrin.

Hakim berkenaan mendapati alasan perundangan yang perlu dikemukakan ke mahkamah tidak dijalankan dengan sebaiknya kerana dibuat melalui hujahan dan bukannya dengan notis usul.

Katanya, pemohon tersebut tidak kehilangan peluang untuk melalui proses rayuan memandangkan kes tersebut masih belum dibicarakan di Mahkamah Tinggi Shah Alam.

“Biarlah perbicaraan dijalankan di Mahkamah Tinggi,” kata Hakim Md Raus.

Tambahnya, kes lain yang sepatutnya berjalan akan terhalang sekiranya mahkamah membenarkan permohonan tersebut.

Dengan keputusan tersebut, perbicaraan kes saman sivil oleh ahli perniagaan Amir Bazli Abdullah ke atas menteri tersebut akan bermula di Mahkamah Tinggi Shah Alam pada 26 Ogos.

Saman itu difailkan oleh Amir Bazli terhadap Ahmad Zahid yang dituduh menumbuk mukanya pada 16 Januari 2006 di Kelab Rekreasi Country Heights di Kajang, Selangor.

Beliau mendakwa mengalami patah hidung (kecederaan kekal) dan rosak kekal di bahagian sebelah kiri mata akibat insiden itu.

Keganasan: 29 individu minta dibicarakan



KOTA KINABALU - Sejumlah 29 individu yang didakwa dengan pelbagai kesalahan berkaitan aktiviti keganasan di Sabah mengaku tidak bersalah di Mahkamah Tinggi di sini hari ini.
 
Peguam Negara Tan Sri Abdul Gani Patail memohon kepada mahkamah supaya semua tertuduh dibicarakan bersama.
 
Lapan peguam yang mewakili tertuduh tidak membantah permohonan itu.
 
Hakim P. Ravinthran menetapkan 15 Julai bagi pengurusan kes.
 
Beliau turut menetapkan 12 Julai untuk merekodkan pengakuan seorang tertuduh, Habil Suhaili, yang tidak hadir kerana sedang menjalani rawatan di Hospital Tawau.

Habil didakwa menjadi anggota kumpulan pengganas di Jalan Kastam Lama, Lahad Datu, antara 9 Februari dan 4 Mac, kesalahan yang memperuntukkan hukuman penjara seumur hidup dan denda.
 
Antara 29 individu yang hadir di mahkamah ialah seorang wanita tempatan yang berdepan kemungkinan penjara seumur hidup jika disabitkan kesalahan, kerana didakwa memberi perlindungan kepada sekumpulan pengganas.
 
Norhaida Ibnahi, 46, didakwa melindungi sekumpulan pengganas antara 9 Februari dan 22 Mac di sebuah rumah di Kampung Sri Melor, Bugaya, Semporna.
 
Dua anak tempatan, Abd Hadi Mawan, 49, dan Abdul Majil Jubin, 41, didakwa menjadi anggota kumpulan pengganas dan menderhaka terhadap Yang di-Pertuan Agong.
 
Abd Hadi didakwa melakukan kedua-dua kesalahan itu di Kampung Perigi, Semporna, antara 9 Feb dan 14 Mac manakala Abdul Majil didakwa melakukan kesalahan itu di Jalan Lihak-Lihak, Semporna, antara 9 Februari dan 13 Mac.

Warga Filipina adalah antara tertuduh yang berdepan dua pertuduhan sama seperti Abd Hadi dan Abdul Majil.
 
Datu Amirbahar Hushin Kiram, Rijmal Salleh, Saidili Jaharul, Dani Ismail, Pabblo Alie, Mohamad Ali Ahmad, Basil Samiul dan Rizman Gulan didakwa melakukan kesalahan antara 9 Februari dan 10 April di Kampung Tanduo, Lahad Datu; Kampung Muanad, Beluran dan Jalan Lihak-Lihak, Semporna.
   
Mereka didakwa melancarkan perang terhadap Yang di-Pertuan Agong, kesalahan yang memperuntukkan hukuman mati atau penjara seumur hidup, dan kerana menjadi anggota kumpulan pengganas, satu kesalahan yang boleh dikenakan hukuman penjara seumur hidup dan denda, jika disabitkan.
   
Totoh Hismullah didakwa melakukan kesalahan sama antara 9 Feb dan 29 Mac di Kampung Simunul, Semporna.
 
Turut didakwa melancarkan perang terhadap Yang di-Pertuan Agong ialah Atik Hussin Abu Bakar, Basad Manuel, Masir Aidin, Ismail Yasin, Anwar Salib Akhmad, Binhar Salib Akhmad, Virgilio Nemar Patulada alias Mohammad Alam Patulada, Salib Akhmad Emali, Al Wazir Osman alias Abdul, Tani Lahad Dahi dan Julham Rashid.

Mereka didakwa menjadi anggota kumpulan pengganas bersama Aiman Radie, Lin Mad Salleh, Holland Kalbi dan Timhar Hadir.
 
Dua lagi tertuduh, Kadir Uyung dan Lating Tiong, didakwa memberi perlindungan kepada sekumpulan pengganas manakala Salib Akhmad berdepan pertuduhan tambahan merekrut anggota bagi kumpulan itu.
   
Bercakap kepada pemberita kemudian, Abdul Gani berkata beliau berharap mahkamah akan menetapkan venue yang lebih besar bagi perbicaraan itu memandangkan tahap keselamatan ketat diperlukan dalam memastikan prosiding berjalan lancar.
   
Tertuduh dibawa ke kompleks mahkamah dengan menaiki empat trak polis.
 
Tiga belas daripada individu terbabit, termasuk wanita itu dan seorang tertuduh yang berkerusi roda, memakai 'straight jackets' dan topi hitam yang menutup mata mereka.
 
Mahkamah diletakkan dalam kawalan keselamatan yang ketat sejak awal pagi, dengan dikawal anggota polis bersenjata di dalam dan sekeliling perkarangan mahkamah. - Bernama

ADUN Kuala Besut meninggal dunia

Oleh MANIRAH OTHMAN 

AZIZAH menyiram air mawar ke atas pusara suaminya, A. Rahman di Tanah Perkuburan Islam Kampung Teluk Bayu, Kuala Besut semalam.


KUALA TERENGGANU - Ahli Dewan Undangan Negeri (ADUN) Kuala Besut, Dr. A. Rahman Mokhtar meninggal dunia di Hospital Sultanah Nur Zahirah (HSNZ) di sini semalam akibat kanser paru-paru.
Pengarah Kesihatan negeri, Datuk Dr. Anwa Sulaiman berkata, A. Rahman, 55, dimasukkan ke HSNZ pada Khamis lepas dan ADUN berkenaan tidak sedarkan diri sepanjang dirawat di hospital tersebut, namun keadaannya stabil sejak beberapa hari lalu.
"Arwah yang diberi bantuan pernafasan sepanjang dirawat, bagaimanapun mula tenat pagi tadi (semalam) sebelum meninggal dunia pada pukul 10.18 pagi," katanya.
Sementara itu, balu Pengerusi Jawatankuasa Pembangunan Kesihatan, Wanita dan Masyarakat negeri itu, Azizah Nik Omar, 53, memberitahu, suaminya banyak merahsiakan keadaan kesihatannya daripada keluarga.
Katanya, A. Rahman hanya memberitahu yang dia mengalami masalah paru-paru sejak enam bulan lalu tetapi tidak menyatakan secara jelas mengenai penyakit tersebut.
"Arwah juga sudah menjalani pembedahan di Institut Jantung Negara (IJN) pada Mac lalu," katanya ketika ditemui di Unit Forensik HSNZ semalam.


Artikel Penuh: http://www.kosmo.com.my/kosmo/content.asp?y=2013&dt=0627&pub=Kosmo&sec=Negara&pg=ne_01.htm#ixzz2XScAbywc 
Hakcipta terpelihara 

29 maut rusuhan etnik di China

BEIJING - Rusuhan etnik di Xinjiang telah meragut 27 nyawa dalam insiden keganasan terbaharu di wilayah berkenaan, barat China, lapor media tempatan.

Agensi berita Xinhua yang memetik kenyataan beberapa pegawai tempatan melaporkan, polis melepaskan tembakan ke arah kumpulan lelaki yang menyerang balai polis, sebuah bangunan pemerintah dan tapak pembinaan.
"Sebanyak 17 orang terbunuh sebelum polis melepaskan tembakan dan menembak mati sepuluh penunjuk perasaan," jelas Xinhua.
Akhbar sama memberitahu, kumpulan perusuh turut bertindak ganas dengan menikam orang awam dan membakar kereta polis.
Tambah Xinhua, sembilan anggota polis atau pengawal keselamatan dan lapan orang awam maut dalam kekacauan tersebut sebelum polis mula melepaskan tembakan.
Tiga lagi mangsa dikejarkan ke sebuah hospital tempatan selepas cedera dalam rusuhan itu.
Kekacauan berlaku semalam di kawasan yang terletak sekitar 100 kilometer dari bandar Turpan dan kira-kira 250 kilometer dari ibu kota wilayah Xinjiang, Urumqi.
Punca keganasan itu masih tidak jelas dan pihak polis enggan mengulas lanjut.
Wilayah Xinjiang yang memiliki saiz kira-kira satu kali ganda daripada Turki, kerap dilanda kekacauan.
Rantau berkenaan menjadi tempat tinggal kira-kira sembilan juta penduduk etnik minoriti Uighur beragama Islam.
Sejak beberapa tahun lalu, ramai penduduk Uighur mengadu bahawa mereka menjadi mangsa penindasan agama dan budaya oleh pemerintah China.
Menurut perangkaan rasmi negara itu, 46 peratus penduduk Xinjiang terdiri daripada etnik Uighur. Sementara 39 peratus lagi merupakan orang Cina daripada bangsa Han.
Rusuhan yang berlaku melibatkan pertempuran antara etnik Uighur dengan bangsa Han.
Etnik Uighur bertutur dalam bahasa Turki dan mempunyai hubungan etnik dengan penduduk di beberapa negara jiran China seperti Rusia, Kazakhstan dan Kyrgyzstan. - AFP


Artikel Penuh: http://www.kosmo.com.my/kosmo/content.asp?y=2013&dt=0627&pub=Kosmo&sec=Dunia&pg=du_09.htm#ixzz2XMjYnljd 
Hakcipta terpelihara 

Nelson Mandela sedang nazak

SEKUMPULAN penduduk Pretoria menyanyi sambil mendoakan kesihatan bekas Presiden Afrika Selatan, Nelson Mandela kelmarin.- AFP


PRETORIA - Anggota keluarga Nelson Mandela berkumpul di sebuah hospital di sini untuk mendengar bacaan doa mengharapkan ikon anti apartheid itu pergi dengan tenang.
Paderi Besar Cape Town, Thabo Makgoba melawat Hospital Jantung Mediclinic di sini bersama isterinya kelmarin untuk mendoakan Mandela yang sedang nazak.
Pernah dipenjara selama 27 tahun kerana menentang pemerintahan minoriti kulit putih di Afrika Selatan, Mandela dimasukkan ke hospital itu pada 8 Jun lalu kerana jangkitan paru-parunya berulang.
Beliau juga merupakan Presiden kulit hitam Afrika Selatan yang pertama.
Semasa 19 hari terlantar di hospital, keluarganya dan masyarakat dunia hanya mampu melihat keadaan kesihatan pemimpin berusia 94 tahun itu semakin merosot.
Dalam pada itu, lebih ramai anggota polis dilihat berkawal di kawasan kejiranan Mandela semalam berbanding hari sebelumnya.
Di luar hospital, orang ramai tidak berhenti menghantar kalungan bunga dan mesej ucap selamat dengan sebahagian mereka menyanyikan lagu pujian kepada Mandela.
"Saya berada di sini kerana Tata (bapa) Mandela," kata penduduk berusia 38 tahun, Tolly Mogane.
"Berkat perjuangan Mandela, hari ini saya bebas, tiada siapa yang akan menghalau saya dari sini," tambahnya.
Selepas dibebaskan dari penjara pada 1990, Mandela melakukan rundingan yang menamatkan pemerintahan apartheid di Afrika Selatan.
Beliau kemudian memenangi pilihan raya pertama di negara itu yang diadakan melalui proses demokrasi sepenuhnya.
Mandela memegang jawatan sebagai Presiden Afrika Selatan selama satu penggal, sebelum mengambil peranan baru sebagai seorang negarawan dan aktivis kempen memerangi AIDS.
Mandela membuat keputusan untuk menjalani kehidupan lebih tenang bersama keluarganya pada 2004.- AFP


Artikel Penuh: http://www.kosmo.com.my/kosmo/content.asp?y=2013&dt=0627&pub=Kosmo&sec=Dunia&pg=du_04.htm#ixzz2XMhnJxRB 
Hakcipta terpelihara 

Wednesday, June 26, 2013

Lihatlah apa yang telah dilakukan oleh pasukan Densus 88 anshor thogut

Lihatlah apa yang telah dilakukan oleh pasukan Densus 88 anshor thogut. Mereka telah merusak wajah jenazah akhuna Zainul Arifin rohimahullah, sungguh sangat berbeda dengan wajah sesaat setelah asy syahid (Insya Alloh) melakukan amaliyat istisyhadiyah di Mapolres Poso.

Wajahnya di rusak, di prediksikan disiram dengan air keras. Wa Allohu a'lam.

Tapi mereka tidak dapat menghilangkan aroma wangi yang memenuhi setiap ruang sebelum jenazah tiba di rumah, dan setelah jenazah tiba di rumah aroma wangi semakin kuat dan itu merupakan aroma yang tak pernah kami kenal sebelumnya. Begitupula dengan kesaksian dari salah seorang ikhwan yang mengikuti proses pemakaman jenazah beliau di Watu Pokak, Desa Blimbing, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Selasa (25/06/2013). Selain itu, terlihat lafadz Allah di atas langit yang cukup jelas. Allahu Akbar!

Sungguh benar Sabda Rasululloh: “Demi dzat yang jiwaku ditanganNya! Tidaklah seseorang dilukai dijalan Allah-dan Allah lebih tahu siapa yang dilukai dijalanNya-melainkan dia akan datang pada hari kiamat : berwarna merah darah sedangkan baunya bau misk (kesturi).” (HR. Ahmad dan Muslim)

Allohu Akbar !

*I'mNot-a Barbie I'm-a Neqabie

Tauhid; Hakekat Dan Kedudukannya.


oleh Zhira Thall

Firman Allah Ta’ala: “Aku menciptakan jin dan manusia, tiada lain hanyalah untuk beribadah kepada-Ku.” (Adz-Dzariat: 56).

Ibadah ialah penghambaan diri kepada Allah Ta’ala dengan mentaati segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya, sebagaimana yang telah disampaikan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dan inilah hakekat agama Islam, karena Islam maknanya ialah penyerahan diri kepada Allah semata-mata yang disertai dengan kepatuhan mutlak kepada-Nya dengan penuh rasa rendah diri dan cinta.

Ibadah berarti juga segala perkataan dan perbuatan, baik lahir maupun batin, yang dicintai dan diridhai oleh Allah. Dan suatu amal diterima oleh Allah sebagai suatu ibadah apabila diniati ikhlas, semata-mata karena Allah dan mengikuti tuntunan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

“Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada setiap umat (untuk menyerukan): Beribadahlah kepada Allah (saja) dan jauhilah thaghut.” (An-Nahl: 36)

Thaghut yaitu setiap yang diagungkan -selain Allah- dengan disembah, ditaati, atau dipatuhi, baik yang diagungkan itu berupa batu, manusia, ataupun syetan. Menjauhi thaghut yaitu mengingkari, membencinya, tidak mau menyembah dan memujanya dalam bentuk dan dengan cara apapun.

“Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan beribadah kecuali hanya kepada-Nya, dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya mencapai usia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka, serta ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Dan rendahkanlah dirimu kepada mereka berdua dengan penuh kasih sayang, dan ucapkanlah: Wahai Tuhanku, kasihilah mereka berdua sebagaimana mereka keduanya telah mendidikku waktu kecil.” (Al-Isra’: 23-24)

“Beribadahlah kamu sekalian kepada Allah (saja) dan janganlah berbuat syirik sedikitpun kepada-Nya.” (An-Nisaa’: 36)

Syirik yaitu memperlakukan sesuatu -selain Allah- sama dengan Allah dalam hal yang merupakan hak khusus bagi-Nya.

“Katakanlah (Muhammad): Marilah kubacakan apa yang diharamkan kepadamu oleh Tuhanmu, yaitu: janganlah kamu berbuat syirik sedikitpun kepada-Nya, berbuat baiklah kepada kedua orang tua, dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena takut kemiskinan. Kami akan memberi rezeki kepadamu dan kepada mereka, dan janganlah kamu mendekati perbuatan-perbuatan yang keji, baik yang tampak maupun yang tersembunyi, dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah kecuali dengan sesuatu (sebab) yang benar.

Demikianlah yang diwasiatkan Allah kepadamu, supaya kamu memahami(nya). Dan janganlah kamu dekati harta anak yatim, kecuali dengan cara yang lebih bermanfaat, hingga ia mencapai kedewasaannya, dan sempurnakanlah takaran dan timbangan dengan adil. Kami tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan menurut kesanggupannya. Dan apabila kamu berkata, maka hendaklah kamu berlaku adil, kendatipun ia adalah kerabat(mu), dan penuhilah janji Allah. Yang demikian itu diwasiatkan Allah kepadamu, agar kamu ingat. Dan (kubacakan): Sungguh inilah jalan-Ku, berada dalam keadaan lurus, maka ikutilah dia, dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain) karena jalan-jalan itu akan menceraiberaikan kamu dari jalan-Nya. Yang demikian itu diwasiatkan Allah kepadamu agar kamu bertakwa.” (Al An’am: 151-153).

Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata:
“Barang siapa yang ingin melihat wasiat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, yang tertera diatasnya cincin stempel milik beliau, maka supaya membaca firman Allah Ta’ala:…(surah Al-An’am 151-153, seperti tersebut di atas).”

Mu’adz bin Jabal, radhiyallahu ‘anhu, menuturkan:
“Aku pernah diboncengkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di atas seekor keledai. Lalu beliau bersabda kepadaku: Hai Mu’adz, tahukah kamu apakah hak Allah yang wajib dipenuhi oleh para hamba-Nya dan apa hak para hamba yang pasti dipenuhi Allah? Aku menjawab: Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui. Beliaupun bersabda: Hak Allah yang wajib dipenuhi oleh hamba-Nya adalah supaya mereka beribadah kepada-Nya saja dan tidak berbuat syirik sedikitpun kepada-Nya, sedangkan hak para hamba yang pasti dipenuhi Allah ialah bahwa Allah tidak akan menyiksa orang yang tidak berbuat syirik sedikitpun kepada-Nya. Aku bertanya: Ya Rasulullah, tidak perlukah aku menyampaikan kabar gembira ini kepada orang-orang? Beliau menjawab: Janganlah kamu menyampaikan kabar gembira ini kepada mereka, sehingga mereka nanti akan bersikap menyandarkan diri.” (HR Bukhari dan Muslim dalam shahih mereka)

Dikutip dari buku: “Kitab Tauhid” karangan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab

Etnik Islam Uighur diserang


BEIJING 26 Jun - Sebanyak 27 orang terbunuh apabila penyerang bersenjatakan pisau menyerang penduduk minoriti Uighur di wilayah bergolak di barat China, awal hari ini, kejadian yang hampir sama dengan insiden berdarah pada 2009 yang mengorbankan hampir 200 orang.
Menurut agensi berita Xinhua, keganasan yang berlaku pada pukul 6 pagi itu turut menyebabkan tiga warga Turki cedera, selain menjadikan bangunan kerajaan dan tapak pembinaan sebagai sasaran utama mereka.
Sebanyak 17 orang terbunuh dalam serangan itu termasuk sembilan anggota polis, sebelum polis bertindak menembak mati 10 penyerang di Lukqun, sebuah bandar di wilayah Turpan.
Memetik pegawai jawatankuasa Parti Komunis di rantau itu, Xinjiang merupakan penempatan terbesar minoriti Uighur beragama Islam, tetapi diperintah oleh etnik majoriti Han China, wilayah yang bersempadan dengan Asia Tengah, Afghanistan dan Pakistan.
Laporan tersebut bagaimanapun, tidak mendedahkan maklumat lanjut punca pergolakan terbaharu tersebut.
Seorang pegawai yang dihubungi berkata, dia hanya mengetahui berita itu melalui Internet dan tidak mempunyai maklumat. - AGENSI


Artikel Penuh: http://www.utusan.com.my/utusan/Luar_Negara/20130627/lu_08/Etnik-Islam-Uighur-diserang#ixzz2XQEZxmcK
© Utusan Melayu (M) Bhd 

Lebih 1,000 sertai protes di Bangkok



Lebih 1,000 sertai protes di Bangkok
Lebih 1,000 peserta protes berhimpun di pekarangan pusat membeli-belah utama di Bangkok.
BANGKOK - THAILAND . Kira-kira 1,000 penunjuk perasaan anti kerajaan Thailand bertindak berhimpun di pekarangan pusat membeli-belah di ibu negara, kelmarin.

Timbalan Ketua Polis, Pariya Jansuriya berkata, kumpulan protes melakukan demonstrasi sambil memakai topeng putih daripada buku komik wira V di luar bangunan kompleks itu.

Setakat ini, Thailand berhadapan masalah perpecahan politik termasuk protes jalanan membabitkan kumpulan penyokong pemimpin Perdana Menteri, Yingluck Shinawatra dan Thaksin.

Sementara itu, di wilayah selatan Thailand, seorang askar dilaporkan parah selepas terkena letupan bom sewaktu mengiringi sekumpulan guru di daerah Muang, Pattani, semalam dipetik dari media tempatan BangkokPost.

Menurut pegawai, penyerang dipercayai meletupkan bom seberat 20 kilogram yang disembunyikan di bawah pokok dengan dengan dikawal menerusi telefon bimbit.

Letupan bom bersiri di Iraq, 17 terkorban




BAGHDAD - IRAQ.  Sekurang-kurangnya 17 maut dan berpuluh-puluh yang lain cedera dalam satu siri serangan bom yang disasarkan ke atas puak Syiah.

Menurut pegawai Kementerian Dalam negeri, sebanyak lapan kenderaan dipasangkan bahan letupan di kawasan kejiranan di ibu kota Iraq itu semalam.

Sumber memberitahu, bom diletupkan di kawasan Nahrawan, Jadidaj dan Jihad kawasan barat daya bandar, Ma’amel di tenggara Baghdad, Karada dan Amanah di tengah-tengah ibu negara dan Shurtah dan Husseniyah di timur laut Baghdad.

Menurut sumber berkenaan, bom itu diletakkan di dalam kereta dan disasarkan ke kawasan yang menjadi tumpuan orang ramai seperti di kawasan restoran dan pasar.

Katanya lagi, 17 maut dan sekurang-kurangnya 79 yang lain cedera. Keganasan semakin meningkat di Iraq dengan lebih 1,000 orang maut setakat bulan lalu.

Putera Mahkota Sheikh Tamim ditabal sebagai pemerintah Qatar

SHEIKH HAMAD ketika mengumumkan penyerahan kuasa pemerintahan Qatar kepada anakandanya yang disiarkan menerusi saluran televisyen Qatar TV semalam.


DOHA - Pemerintah Qatar, Sheikh Hamad bin Khalifa al-Thani menyerahkan kuasa pemerintahan negara itu kepada anakandanya, Putera Mahkota Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani, 33, semalam.
Langkah sebegitu sememangnya jarang berlaku di negara rantau Arab. Namun, tindakan itu dibuat bagi memastikan proses peralihan kuasa dapat dilaksanakan dengan lancar.
Dalam perutusan selama tujuh minit yang disiarkan di televisyen, pemerintah atau Emir berusia 61 tahun itu menyatakan sudah tiba masanya untuk generasi baharu mentadbir negara.
"Masanya sudah tiba untuk generasi baharu memikul tanggungjawab dengan idea-idea inovatif mereka. Justeru, beta ingin meng- umumkan bahawa beta akan meyerahkan kuasa kepada Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani.
"Beta yakin bahawa beliau layak untuk memikul tanggungjawab ini dan boleh dipercayai," kata Sheikh Hamad.
Tarikh sebenar peralihan kuasa itu bagaimanapun tidak dinyatakan.
Penganalisis politik Qatar, Mohammed al-Misfer menyatakan, beliau tidak menjangkakan perubahan besar dari segi polisi luar negara atau perancangan domestik selepas peralihan kuasa tersebut.
Ini kerana Sheikh Tamim sudah pun terlibat dalam pentadbiran negara di bawah arahan ayahandanya sejak sekian lama. - Reuters


Artikel Penuh: http://www.kosmo.com.my/kosmo/content.asp?y=2013&dt=0626&pub=Kosmo&sec=Dunia&pg=du_08.htm#ixzz2XGv8eB2N 
Hakcipta terpelihara 

Istana Presiden Afghanistan diserang

ANGGOTA pasukan keselamatan Afghanistan berkawal di hadapan pintu masuk Istana Presiden di Kabul semalam.


KABUL - Beberapa penyerang berani mati meletupkan sebuah bom kereta dan menyerang pasukan keselamatan di luar Istana Presiden Afghanistan di sini, selepas mereka menyusup masuk ke kawasan kawalan ketat itu semalam.
Beberapa pegawai berkata, semua penyerang dibunuh pasukan keselamatan dalam insiden tersebut.
Kumpulan militan Taliban mendakwa bertanggungjawab melancarkan serangan mengejut itu.
Kejadian berlaku semasa sejumlah pemberita berkumpul untuk mendengar ucapan Presiden Hamid Karzai berhubung usaha mengadakan rundingan damai dengan kumpulan militan itu.
Istana tersebut berada di zon yang dikawal ketat yang turut merangkumi Kedutaan Amerika Syarikat dan ibu pejabat bagi tentera pakatan Pertubuhan Perjanjian Atlantik Utara (NATO) di sini. Akses ke lokasi itu adalah sangat terhad.
Istana tersebut menempatkan kediaman Karzai. Namun, tidak dapat dipastikan sama ada presiden itu ada di dalam bangunan ketika pertempuran berlaku.
Tembakan bermula sekitar 6.30 pagi dalam kawasan yang dikawal ketat berhampiran pintu timur menuju ke istana. Ia kemudian merebak ke Kementerian Pertahanan Afghanistan.
Ketua Polis Kabul, Jeneral Mohamad Ayub Salangi berkata, seramai tiga atau empat lelaki bersenjata melompat keluar dari SUV mereka dan melepaskan tembakan semasa anggota-anggota keselamatan memeriksa dokumen pengenalan mereka.
Menurutnya, semua lelaki bersenjata itu terbunuh. Sementara seorang pengawal keselamatan istana cedera dalam insiden tersebut.
Sebuah kereta berisi bom meletup tidak lama kemudian ketika kenderaan tersebut memasuki kawasan itu.
Jurucakap Taliban, Zabihullah Mujahid mengaku kumpulannya bertanggungjawab melakukan serangan mengejut itu.
"Pejuang-pejuang kami telah 'membawa kematian kepada musuh' dengan serangan berani mati," katanya dalam satu mesej teks.
Taliban sebelum ini menyatakan mereka bersedia untuk membuka rundingan damai dengan Amerika Syarikat dan kerajaan Afghanistan. Minggu lalu, ia membuka sebuah pejabat di Qatar bagi tujuan tersebut.
Namun, pada masa yang sama mereka tidak menolak untuk melancarkan keganasan dan serangan berterusan di seluruh Afghanistan. - AP


Artikel Penuh: http://www.kosmo.com.my/kosmo/content.asp?y=2013&dt=0626&pub=Kosmo&sec=Dunia&pg=du_04.htm#ixzz2XGrKcuDM 
Hakcipta terpelihara 

Angelina Jolie bidas Majlis Keselamatan PBB



ANGELINA JOLIE menyampaikan ucapan pada mesyuarat Majlis Keselamatan PBB di New York semalam.


NEW YORK - Utusan Khas Agensi Pelarian Pertubuhan Bangsa-Bangsa Bersatu (UNHCR), Angelina Jolie kelmarin mengkritik Majlis Keselamatan pertubuhan itu kerana tidak memberi perhatian serius terhadap masalah rogol di Syria dan negara lain yang berdepan dengan konflik perang.
Duta dari negara-negara seperti Rusia, China, Amerika Syarikat, Perancis dan Britain yang tidak sependapat mengenai perang di Syria, mendengar kritikan Jolie yang menegaskan bahawa mereka gagal untuk membela mangsa serangan seksual.
"Dunia masih belum menganggap kejadian rogol dalam zon perang sebagai perkara yang mesti diutamakan," kata aktres itu.
Jolie kini giat melobi mengenai perkara tersebut selepas melawat kem-kem pelarian warga Syria di Jordan minggu lalu.
Jolie memberitahu para diplomat bahawa dia bertemu dengan seorang mangsa rogol di Jordan tetapi wanita itu takut untuk mendedahkan namanya kerana bimbang dibunuh.
Aktres itu juga menyatakan yang dia ada berjumpa dengan ibu kepada seorang kanak-kanak perempuan berusia lima tahun yang dirogol di luar balai polis di Goma, Republik Demokratik Congo.
Setiausaha Luar Britain, William Hague menegaskan, beliau akan mencari jalan penyelesaian dan mengadakan mesyuarat mengenai isu keganasan seksual dalam zon perang pada Perhimpunan Agung PBB pada September depan. - AFP


Artikel Penuh: http://www.kosmo.com.my/kosmo/content.asp?y=2013&dt=0626&pub=Kosmo&sec=Dunia&pg=du_03.htm#ixzz2XGrAIYd9 
Hakcipta terpelihara 

Aktivis wanita ‘terkam’ kereta Perdana Menteri Tunisia



DUA orang aktivis pertubuhan hak wanita, Femen melompat ke atas kereta yang membawa Perdana Menteri Tunisia, Ali Larayedh di Brussels, Belgium semalam.- REUTERS


BRUSSELS - Beberapa orang aktivis pertubuhan feminis Femen membantah penahanan rakan mereka di Tunisia dengan melompat ke atas kereta Perdana Menteri baharu negara berkenaan, Ali Larayedh semasa lawatan beliau ke ibu negara Belgium di sini semalam.
Sebelum ini, tiga aktivis Femen dipenjarakan kerana melakukan kelucahan di tempat awam di Tunisia.
Protes di sini berlaku sehari sebelum mahkamah mendengar rayuan tiga aktivis tersebut di Tunisia.
Bantahan itu menyaksikan tiga wanita yang mendedahkan payudara mereka melompat ke atas kereta BMW yang dinaiki oleh Laarayedh semasa dalam perjalanan untuk menemui Presiden Kesatuan Eropah, Herman Van Rompuy.
Mereka kemudian ditahan oleh beberapa pengawal keselamatan bagi membolehkan konvoi yang membawa Larayedh meneruskan perjalanan.
Pertubuhan tersebut berjuang bagi menentang dominasi lelaki, pemerintahan diktator dan eksploitasi wanita. - dpa


Artikel Penuh: http://www.kosmo.com.my/kosmo/content.asp?y=2013&dt=0626&pub=Kosmo&sec=Dunia&pg=du_02.htm#ixzz2XGqy56XG 
Hakcipta terpelihara 

Misteri kehilangan pembocor maklumat AS


PESAWAT SU150 mendarat di Lapangan Terbang Antarabangsa Jose Marti di Cuba kelmarin tanpa kelibat Snowden.


MOSCOW - Pembocor maklumat rahsia Amerika Syarikat (AS), Edward Snowden seolah-olah hilang begitu sahaja di ibu kota Rusia, di sini, selepas dia tiba dari Hong Kong pada hujung minggu lalu.
Pihak berkuasa AS kini giat memburu bekas kontraktor Agensi Keselamatan Kebangsaan (NSA) dan bekas juruteknik Agensi Perisikan Pusat (CIA) itu.
Snowden memalukan AS apabila dia mendedahkan fail program pengintipan perbualan telefon dan e-mel rakyat negara kuasa besar itu yang dikenali sebagai PRISM.
Menurut laman web antikerahsiaan WikiLeaks, Snowden meninggalkan Hong Kong dan menuju ke sini pada Ahad lalu dengan menaiki penerbangan syarikat Rusia, Aeroflot.
Kata WikiLeaks, Snowden telah menerima dokumen perjalanan sebagai pelarian daripada kerajaan Ecuador. Bekas ejen CIA itu sebelum ini dilaporkan mahu mencari suaka politik di negara Amerika Selatan tersebut.
Ecuador turut melindungi pengasas WikiLeaks, Julian Assange di Kedutaannya di London.
Pada masa ini, Washington telah membatalkan pasport Snowden dan memfailkan permohonan ekstradisi terhadap pembocor maklumat itu di Hong Kong.
Namun, permohonan AS ditolak oleh kerajaan Hong Kong dengan alasan dokumen ekstradisi Washington tidak lengkap.
Tambahan pula, menurut kerajaan Hong Kong, Snowden 'secara sukarela' telah meninggalkan pulau itu untuk menuju ke negara ketiga.
Terdahulu, berpuluh-puluh wartawan berhimpun di Lapangan Terbang Antarabangsa Sheremetyevo di sini, namun gagal menemui Snowden.
Snowden telah mendaftar masuk dalam penerbangan SU 150 milik Aeroflot menuju ke Havana, Cuba dari sini kelmarin, tetapi dia tidak menaiki pesawat tersebut.
Dia dilaporkan akan menaiki penerbangan SU 150 untuk ke Cuba dan seterusnya ke Ecuador.
Ketiadaan bekas kontraktor NSA itu mencetuskan pelbagai spekulasi dengan sebahagian wartawan menyatakan dia tiada niat untuk ke Cuba.
Maklumat yang diberikan adalah untuk mengelirukan wartawan.
Agensi berita Rusia, Interfax menyatakan bahawa Snowden mungkin keluar dari Rusia secara rahsia ketika penerbangan SU 150 berlepas.
Namun, sebuah lagi agensi berita Rusia, ITAR-TASS menolak laporan tersebut. Ia yang memetik kenyataan sumber melaporkan, Snowden masih berada di lapangan terbang Sheremetyevo.
Dia dilaporkan tinggal di bilik kecil hotel kapsul yang terdapat di sekitar terminal. Snowden kemudian berlepas dari lapangan terbang Sheremetyevo untuk menunggu penerbangan seterusnya bagi mengelak dijejaki wartawan.
Sebahagian pihak lagi menyatakan bahawa Snowden kini berlindung di Kedutaan Ecuador di Rusia.
Namun, AS semestinya memburu pembocor maklumat itu dan tidak akan membiarkan dia terlepas. - AFP


Artikel Penuh: http://www.kosmo.com.my/kosmo/content.asp?y=2013&dt=0626&pub=Kosmo&sec=Dunia&pg=du_01.htm#ixzz2XGqW33XP 
Hakcipta terpelihara