Wednesday, August 8, 2012

GARA-GARA CUTI HAJI, KARYAWAN SUPERMARKET DIPECAT

Philadelphia - Gara-gara minta izin cuti untuk melaksanakan ibadah haji, karyawan supermarket ini dipecat. Glenn Mack Jr kini berjuang menuntut hak dan kompensasi hingga pelatihan toleransi pada karyawan supermarket itu.

Glenn Mack Jr bekerja di supermarket Whole Food Market di Philadelphia, Amerika Serikat (AS). Mack mengatakan bahwa dirinya mendapatkan pelecehan dari supervisornya karena memiliki keyakinan Islam. Demikian seperti dilansir CNN, Rabu (9/11/2011). Dalam menuntut hak dan kompensasinya, Mack dibantu pengacaranya Amara Chaudhry.

Mack (24) sudah bekerja untuk Whole Foods sejak tahun 2008 sebelum akhirnya diberhentikan pada Februari 2011. Mack mengatakan, sebelumnya dia cukup disukai di lingkungan kerjanya di Pennsylvenia Avenue, Philadelphia. 

Mack adalah penghubung pelayanan komunitas dan terpilih menjadi koordinator dana sosial dari rekan kerjanya untuk mengelolanya dan memberikan pada rekan lain yang membutuhkan. Mack juga terpilih sebagai karyawan yang bertemu pendiri dan CEO supermarket itu, John Mackey.

Masalah dimulai setelah atasan pengawasnya mengetahui bahwa waktu liburan Mack digunakannya untuk pergi haji ke Arab Saudi pada November 2010. Selama ini, Mack merahasiakan agama yang Islam yang dipeluknya setelah mendengar komentar orang-orang yang menurutnya mengganggu. 

Mack pun meminta izin cuti liburan dua bulan pada November 2010 lalu. Sebelum liburan, penyelianya memberikan pilihan apakah tetap menjaga pekerjaannya atau melakukan perjalanan. Mack kemudian dipindahkan dari karyawan penuh waktu menjadi karyawan paruh waktu sekembalinya dari ibadah haji, sebelum akhirnya diberhentikan.

Saat bekerja, Mack selalu diawasi penyelianya. Sang penyelia pun selalu mengawasi Mack yang melakukan salat di ruang penyimpanan. Pun ketika Mack menyelesaikan doa-doa setelah salat di luar ruangan dekat tempat sampah.

"Fakta bahwa Glenn merasa ditekan atau dipaksa untuk berdoa di lokasi itu tidak penting Seorang Muslim tak kan melakukannya kecuali dalam keadaan mendesak atau dalam tekanan," kata Chaudhry, pengacara Mack.

Mack dibantu Chaudry mengadukan hal ini ke Dewan Hubungan Islam-Amerika, juga pada Komisi Kesetaraan Karyawan AS, dan Komisi Hubungan Masyarakat Pennsylvania. Mack mencari pemulihan hak dan kompensasi untuk pemecatannya, ditambah pelatihan wajib bagi karyawan mengenai toleransi.

Tuduhan Mack itu dibantah juru bicara Whole Foods Market, Kate Lowery. Lowery mengatakan perusahaan tidak bisa memberikan detail tentang karyawan atau mantan karyawannya karena alasan privasi.

"Tapi kita menolak tuduhan ini," jelas Lowery.

Whole Foods, imbuh Lowery mengakomodasi permintaan khusus dari karyawannya dan memiliki kebijakan terbuka. Bahkan Whole Foods pun menyatakan pihaknya memiliki banyak karyawan Muslim di Philadelphia dan wilayah Mid-Atlantic.

"Kami mencari dari segala sisi yang mungkin," jelasnya.

No comments:

Post a Comment